222 Pelaku KUBE Bengkayang Terima Bantuan CSR PLN. Mayoritas Perempuan

PENERIMA - Perwakilan perempuan dari KUBE Bengkayang menerima secara simbolis bantuan usaha dari program CSR PLN. (FOTO:humas)

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Sedikitnya 222 warga, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kabupaten menerima bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT PLN Persero.

Adapun mereka yang menerima bantuan sosial dari PLN ini tersebar di 13 desa di lima kecamatan dan menariknya mayoritas penerima berasal dari kalangan perempuan.

General Manager UIP Kalbagtim, Muhammad Ramadhansyah mengatakan, pelaksanaan program CSR (Corporate Social Responcibilty) di Kabupaten Bengkayang ini merupakan wujud implementasi dari tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN sebagai pemegang izin usaha untuk penyedia tenaga listrik terhadap masyarakat dan lingkungan perusahaan.

Adapun penyerahan bantuan modal usaha guna mendorong upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat ini didampingi oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkayang, beserta para camat dan kepala desa setempat.

“Semoga penerima bantuan ini dapat merasakan manfaat secara langsung atas pelaksanaan program PLN Peduli Ekonomi Bengkayang,” kata Ramadhansyah, Kamis (26/9/2019).

Program PLN Peduli Ekonomi Bengkayang sendiri menyasar pada kelompok KUBE di 13 desa. Meliputi Desa Magmagan Karya, Desa Tiga Berkat, Desa Belimbing, Desa Lamolda, Desa Lesabela, Desa Jesape, Desa Bange, Desa Gua, Desa Sango, Desa Sahan, Desa Mayak, Desa Seluas, Desa Jagoi.

Sedangkan wujud bantuan yang diserahkan kepada kegiatan usaha yang bervariatif. Hal ini disesuaikan dengan potensi yang tersedia di masing-masing desa, seperti usaha peternakan ayam putih, peternakan kambing, pertanian jagung, produk olahan ubi rambat menjadi tepung, produk anyaman dari bambu, dan kerajinan bidai.

“Masing-masing desa terdapat satu kelompok ekonomi produktif dengan bidang usaha yang berbeda dengan desa lain, atau ada beberapa yang sama  berdasarkan potensi kelompok usaha tersebut,” jelas Ramadhansyah.

Program PLN Peduli Ekonomi Bengkayang berlangsung April hingga September 2019 dan program ini mendapat perhatian khusus dari banyak pihak, karena dalam pelaksanaannya tidak pernah henti untuk dilakukan monitoring.

Artinya, setiap KUBE akan mendapatkan pendampingan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, yang diketahui oleh masing-masing kecamatan dan desa.

Karena pada bantuan ini, kata Ramadhansyah, PLN Peduli Ekonomi Bengkayang memberikan bantuan usaha dengan paket lengkap kepada masyarakat sebagai penerima manfaat, contohnya untuk usaha peternakan ayam.

Sebelum bantuan diterima, pelaku usaha terlebih dahulu menerima penyuluhan bagaimana menjalankan usaha peternakan ayam khususnya ayam putih dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten dibidangnya.

Lalu dilanjutkan dengan pembangunan kandang hingga penyediaan seluruh perlengkapan kandang untuk penunjang usaha peternakan ayam putih. Bahkan pelaku usaha diberikan bibit ayam sejumlah 2.000 ekor dengan persediaan pakan dan vitamin yang tercukupi.

Senada, Yanto (27) warga desa Seluas merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh PLN.

“Berkat bantuan yang diberikan usaha yang kami jalankan dapat tumbuh dan berkembang. Perbulan kami mendapat tambahan penghasilan, kata Yanto.

Apalagi saat ini banyak warga kelompok yang sedang tidak memiliki pekerjaan tetap. Kini ia bersama pelaku usaha yang lain tetap bisa berpenghasilan.

“Makanan di rumah tersedia dan kebutuhan untuk anak sekolah pun dapat terlengkapi,”  Yanto menambahkan.(humas/02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *