Jurnalis Dandhy Dwi Laksono Ditangkap Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

Dhandy Dwi Laksono
DITANGKAP - Ditreskimsus Polda Metro Jaya menangkap jurnalis dan aktivis, Dhandy Dwi Laksono dengan alasan memposting tentang Papua di Twitter dan dijerat Pasal 28 Ayat (2). (Foto Instagram)

JAKARTA, insidepontianak.com – Jurnalis dan aktivis, Dandhy Dwi Laksono ditangkap oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/9/2019). Surat penangkapan dengan nomor: SP.Kap/461/IX/RES.2.5/2019/Ditreskrimsus,

Dasar penangkapan, pertama, pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1, Pasal 7 ayat (1) huruf d, Pasal 11, Pasal 16, pasal 17, Pasal 18, Pasal 19 dan Pasal 37 KUHAP. Kedua, Undang-undang RI Nomor 2 Tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ketiga, Laporan Polisi Nomor LP/866/IX/2019/PMJ/Dit Reskrimum tanggal 24 September 2019, atas nama Asep Sanusi.

Bacaan Lainnya

Surat perintah penangkapan yang berlaku 26-27 September 2019, tersebut menegaskan, Dandhy dijerat Pasal 28 Ayat (2).

Pasal itu berbunyi, “Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Berdasarkan informasi dari Twitt Yayasan LBH Indonesia, kronologi penangkapan terhadap Dandhy, dilakukan polisi di Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/9/2019).

Pukul 22.30 WIB, Dandhy Dwi Laksono baru sampai di rumahnya. Sekitar pukul 22.45 WIB, ada tamu menggedor-gedor pagar rumah. Dhandy membuka pagar rumah. Tamu yang dipimpin Fathur (dalam surat penangkapan berpangkat Ipda Fathurroji dengan jabatan sebagai Penyidik), mengatakan membawa surat penangkapan karena alasan posting sosial media twitter mengenai Papua.

Pukul 23.05, tim yang terdiri dari 4 orang, membawa Dandhy ke Polda Metro Jaya dengan kendaraan Fortuner bernomor polisi D 216 CC. Penangkapan disaksikan 2 orang petugas Satpam komplek perumahan tersebut. (IP-01)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *