Menristekdikti: Kedepankan Dialog Bahas Masalah Bangsa

Menristekdikti, Mohamad Nasir menyerukan mahasiswa mengedepankan dialog akademis membahas masalah bangsa (Dok. Kemenristekdikti).

JAKARTA, insidepontianak.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengapresiasi aspirasi mahasiswa yang disampaikan melalui berbagai unjuk rasa. Hal itu menunjukkan mahasiswa memiliki perhatian terhadap masalah-masalah bangsa.

 

Bacaan Lainnya

Namun demikian, Mohamad Nasir mengajak mahasiswa sebagai insan intelektual untuk mengedepankan dialog akademis untuk membahas permasalahan tersebut.

 

“Jangan sampai melakukan hal anarkis. Jangan sampai melakukan tindakan inkonstitusional. Saya mendorong pimpinan perguruan tinggi untuk membuka forum dialog tentang gagasan, masukan, ataupun kritik yang menjadi kegelisahan mahasiswa,” kata Menteri.

 

Forum diskusi dan sosialisasi harus dibuka. Komunikasi sangat penting terkait berbagai isu terkini seperti penanganan asap kebakaran hutan, penanganan masalah Papua, hingga rancangan UU yang sedang dibahas DPR.

 

Nasir menyampaikan, bahwa Presiden Jokowi Widodo memerintahkan untuk melakukan dialog akademis untuk menampung aspirasi mahasiswa. Dialog akademis juga dapat menghindarkan gerakan mahasiswa dari penyusupan kepentingan lain.

 

“Sebagian besar tuntutan mahasiswa sudah diakomodir. Melalui forum diskusi dan dialog, mahasiswa dapat menyampaikan ide, masukan ataupun kritik terhadap poin-poin yang dianggap belum mencapai titik temu. Dialektika ide sangat penting dalam dunia akademis,” ujarnya.

 

Menristekdikti saat ini telah menjadwalkan kunjungan ke beberapa perguruan tinggi untuk membuka dialog dengan masyarakat. Pimpinan perguruan tinggi diminta menjaga penyaluran aspirasi mahasiswa sesuai aturan UU. (ril/03)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *