banner 468x60

Pemkab Sintang Bahas Rencana Tata Ruang Kawasan Industri Sungai Ringin

  • Bagikan
Rapat penyusuna rencana detail tata ruang Kawasan Industri Sungai Ringin (Dok. Humas Pemkab Sintang).

SINTANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka rapat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan utuk Kawasan Industri Sungai Ringin.

Rencana detail tata ruang mempermudah mengurus izin lokasi dalam online single submission (OSS). Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan 150 kompleks bisnis di seluruh Indonesia yang membutuhkan RDTR.

Berdasarkan Perda Kab Sintang Nomor 20 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2016-2036, pemerintah diwajibkan menyusun RDTR pada lokasi pusat-pusat kegiatan.

Pusat kegiatan yang ditetapkan salah satunya adalah Kawasan Industri Sungai Ringin di Kecamatan Tebelian. “Kami berterimakasih kepada Kementerian Agraria yang membantu menyusun dokumen RDTR Kawasan Industri Sungai Ringin. Kami akan sesuaikan dengan OSS  sehingga mempermudah birokrasi izin,” kata Askiman, Kamis (3/10/2019).

Kepala Seksi Perencanaan Tata Ruang KSN II, Kementerian ATR/BPN, A Mungky Prayitna mengatakan, hasil penyusunan RDTR dan KLHS akan disesuaikan dengan pola dan struktur ruang yang sudah ditetapkan kementerian.

“Nanti dari tim Kementerian ATR akan memaparkan secara teknis dan meminta masukan dari dinas terkait seperti Bappeda dan BPN Kabupaten Sintang.”

Rapat penyusunan RDTR Kawasan Industri Sungai Ringin dihadiri Kepala Seksi Perencanaan Tata Ruang KSN II Kementerian ATR, Kepala  Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sintang, Henri Harahap, Kepala Bappeda Kartiyus, Forkopimda serta sejumlah pihak terkait. (ril/03)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: