Tim SAR Evakuasi 7 WNA Singapura Terjebak Kebakaran Gunung Raung

Tim gabungan BPBD Kab Banyuwangi memadamkan kebakaran hutan di Gunung Raung (Dok. BNPB)

JAKARTA, insidepontianak.com – Tim SAR gabungan BPBD Kabupaten Banyuwangi berhasil mengeavakuasi 13 pendaki yang sempat terjebak kebakaran hutan di Gunung Raung, Banyuwangi, Jawa Timur. Tujuh orang diantaranya warga negara Singapura.

Kepala Pusat Data dan Informasi Masyarakat (Kapusdatinmas) BNPB, Agus Wibowo mengatakan kebakaran hutan Gunung Raung terjadi Jumat (4/10/2019) pukul 18.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Para pendaki yang semula terjebak di camp 9, dapat turun hingga camp 4. Mereka terdiri dari 2 porter, 2 guide, 2 WNI, dan 7 warga asing asal Singapura:

  1. Widi warga Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi
    2. Sam warga Kalibaru, Kab Banyuwangi
    3. Sinyo gimbal warga Kalibaru, Kab Banyuwangi
    4. Pak Putri warga Kalibaru, Kab Banyuwangi
    5. Lutfi Sofian (23 tahun) mahasiswa, alamat Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember
    6. Felisianus Jeremy (35 tahun) karyawan swasta, alamat Pegangsaan Dua, Kec Kelapa Gading, Jakarta Utara
    7. Ng Hui-Lin (23 tahun/perempuan), WNA Singapura
    8. Kom Jun Wei (25 tahun/laki-laki) Singapura
    9. Shervon Ong (24 tahun/ perempuan) WNA Singapura
    10. Teo Yi Xian (24 tahun/ laki-laki) WNA Singapura
    11. Pang Jia Hui (25 tahun/ laki-laki) WNA Singapura
    12. Beh Ing Tsyr (23 tahun/ perempuan) WNA Singapura
    13. Chua Ying Jie (27tahun/laki-laki) WNA Singapura

Sebanyak 25 anggota tim SAR gabungan BPBD Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Basarnas, TNI/Polri sejak pukul 22.00 telah menuju lokasi kebakaran untuk melakukan evakuasi.

Mereka juga melakukan droping logistik dan membuat sekat agar kebakaran tidak meluas. Lokasi pendaki sudah diketahui di camp 4 dan menunggu kiriman logistik.

Kepala Bidang KL BPBD Banyuwangi, Eka menyatakan jalur pendakian sudah aman dari kebakaran. Tim gabungan kemudian mengevakuasi seluruh pendaki yang kini menjalani perawatan di Puskesmas Kalibaru. (ril/03)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *