banner 468x60

Kemensos Ingatkan Ledakan Jumlah Penduduk Lanjut Usia

  • Bagikan
Koordinasi dan Sinkronisasi Lanjut Usia Indonesia (Dok. Kementerian Sosial)

JAKARTA, insidepontianak.com – Indonesia memasuki periode aging population. Terjadi peningkatan umur harapan hidup yang menyebabkan bertambahnya jumlah warga lanjut usia.

Menurut Dirjen Rehabilitasi Sosial, Edi Suharto, perlu sinergi antar elemen pembangunan untuk mewujudkan lanjut usia Indonesia yang sehat, sejahtera, dan bermartabat.

“Fenomena ini dampak terjadinya populasi menua yakni semakin besar proporsi lanjut usia terhadap jumlah penduduk suatu negara,” kata Edi Suharto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Andi Hanindito dalam pertemuan Koordinasi dan Sinkronisasi Lanjut Usia Indonesia, Selasa (8/10/2019).

Hasil Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2018, terdapat 24,49 juta penduduk lanjut usia di Indonesia atau 9,03% dari jumlah penduduk keseluruhan.

Dari jumlah itu, sekitar 2 juta diantaranya berkategori ‘tidak potensial’ karena berada dalam kondisi bedridden atau tidak dapat beraktifitas normal. Secara ekonomi sebagian besar juga tergolong masyarakat tidak mampu.

Diharapkan agar organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta pemerintah daerah lebih progresif bekerja menangani peningkatan jumlah lanjut usia.

Salah satu pihak yang sangat aktif memberi pelayanan terhadap warga lanjut usia adalah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Lembaga ini menjadi ujung tombak keberhasilan pelayanan kesejahteraan sosial warga lanjut usia.

Peserta pertemuan Koordinasi dan Sinkronisasi Lanjut Usia Indonesia ini adalah perwakilan akademisi dan praktisi bidang lanjut usia. Hadir juga pemerhati, politisi, Ketua LKS Lansia se-Jabodetabek, serta pegiat kemanusiaan yang fokus pada lanjut usia.

Pada kegiatan ini dilaksanakan penandatanganan MoU antara Kemensos RI dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) di bidang usaha ekonomi produktif untuk lanjut usia. (ril/03)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: