BMI Sambas Eks Korban Trafficking Dapat Bimbingan Sosial

Peserta bimbingan sosial buruh migran korban trafficking.

SAMBAS, insidepontianak.com – Kementerian Sosial RI menggelar bimbingan sosial untuk para eks buruh migran korban kasus perdagangan orang. Di Kalbar, jumlah buruh migran terbanyak bekerja di Malaysia berasal dari Kabupaten Sambas.

Sebanyak 250 eks buruh migran mendapat berbagai pelatihan agar dapat bekerja mandiri dan tidak perlu lagi mencari nafkah ke luar negeri.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan eks buruh migran korban kasus perdagangan orang yang dipulangkan ke daerah asal.

Khususnya agar mereka dapat berusaha dan bekerja untuk menafkahi diri sendiri dan keluarga.

Bimbingan sosial oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial, dan Korban Perdagangan Orang Kemensos ini digelar 2 hari di Pendopo Bupati Sambas, 10-11 Oktober 2019.

Kegiatan dibuka langsung Direktur Rehabilitasi Sosial Kemensos, Waskito Budi Kusumo. Didampingi Kadis Sosial Provinsi Kalbar, Yuline Marhaeni, dan Kabid Rehabilitasi Sosial Kalbar, Jalil Muhammad.

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan stimulan kepada seluruh peserta sebesar total Rp 350 juta. Bantuan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Pembina Asa Puan nantinya dapat digunakan sebagai modal memulai usaha.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *