banner 468x60

TNI AU Usul Penerjun Pertama Asal Kalteng Jadi Pahlawan Nasional

  • Bagikan
Pemakaman Serma (Purn) Imanuel Nuhan (antaranews.com)

PALANGKA RAYA, insidepontianak.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara akan mengusulkan almarhum Serma (Purn) Imanuel Nuhan mendapat gelar pahlawan nasional. Beliau adalah militer penerjun pertama asal Kalimantan Tengah.

“Kami akan usulkan dari TNI AU. Akan diusulkan ke pemerintah sebagai pahlawan nasional,” kata Komandan Korps Pasukan Khas (Dankopaskhas) Marsekal Muda TNI, Eris Widodo Yuliastono di Palangka Raya, Sabtu (12/10/2019).

Menurut Eris Widodo, almarhum Imanuel Nuhan layak menjadi Pahlawan Nasional, mengingat jasa-jasanya saat menjalankan tugas sebagai anggota TNI AU yang saat itu masih bernama AURI.

Salah satu jasa yang menjadi sejarah bagi TNI AU karena pria kelahiran 1 Januari 1924 ini salah satu dari 13 penerjun pertama yang melakukan penerjunan ke daerah Sambi, Kotawaringin Barat, Kalteng pada 17 Oktober 1994.

Hal itu diungkapkan Dankopaskhas, usai memimpin pemakaman Imanuel Nuhan di Taman Makam Pahlawan, Sanaman Lampang, Palangka Raya. “Hari ini khususnya TNI AU berduka dengan berpulangnya Serma (Purn) Imanuel Nuhan. Semangat dan ketokohan beliau masih kami teladani dan akan kami teruskan khususnya kami dari Koprs Baret Jingga,” kata Eris.

Acara pemakaman dihadiri sejumlah pejabat pemerintahan dan tokoh masyarakat serta unsur Forkopimda di wilayah Kalimantan Tengah.

Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri mengajak masyarakat meneladani dan mengamalkan semangat almarhum untuk memajukan pembangunan daerah.

“Untuk Pemerintah Provinsi Kalteng sendiri, dalam rangka menghargai dan untuk mengenang beliau, berencana mengabadikan namanya menjadi nama jalan,” kata Fakhrizal.

Pemrov Kalteng mendukung upaya TNI AU mengusulkan almarhum Emanuel Nuhan sebagai Pahlawan Nasional. (sumber antaranews.com)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: