Diklat PUPR Banjarmasin Latih Petugas Operasi Irigasi

Diklat PUPR Banjarmasin melatih petugas operasi irigasi (Dok. Kementerian PUPR).

BANJARMASIN, insidepontianak.com – Balai Diklat PUPR Wilayah VII Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengadakan on job training petugas operasi dan pemeliharaan irigasi.

Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Kementerian PUPR, Asril mengatakan, penambahan jumlah penduduk dan industri membutuhkan pengaturan keseimbangan antara penyediaan dan pemanfaatan air.

Bacaan Lainnya

“Di satu pihak ketersediaan air mengalami penurunan akibat terganggunya area tangkapan air,” kata Asril, Rabu (16/10/2019).

Peserta pelatihan sebanyak 24 orang yang berasal dari dinas dan satuan kerja perangkat daerah di wilayah Kalimantan. Lokasi yang dipilih sebagai tempat pelatihan adalah Bendungan Karang Intan, Martapura dan daerah rehabilitas BRK9 saluran primer Riam Kanan, Banjarbaru.

Pada kunjungan lapangan tersebut peserta pelatihan didampingi petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Herri Ade Pramana.

Selama pelatihan, peserta Operasi dan Pemeliharaan Irigasi tingkat Juru ini belajar memahami angka kebutuhan nyata operasi dan pemeliharaan (AKNOP) bendungan, mengenal inspeksi atau penelusuran, memelihara jaringan irigasi, serta mengitung indeks kinerja sistem irigasi.

Operasi jaringan irigasi termasuk kegiatan mengatur air pada jaringan irigasi, yang meliputi penyediaan, pembagian, pemberian, penggunaan dan pembuangan.

Termasuk kegiatan membuka dan menutup pintu irigasi, menyusun rencana tata tanam, menyusun sistem golongan, menyusun rencana pembagian air, kalibrasi, pengumpulan data, monitoring, dan evaluasi.

Petugas Dinas SDA, Herri mengatakan, pemeliharaan jaringan irigasi harus dilaksanakan efektif dan efisien untuk menunjang sektor pertanian sehingga mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (ril/03)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *