Wakil Bupati Kuburaya Janji Bangun Taman di Universitas NU

Wakil Bupati Kuburaya, Sujiwo saat meninjau Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat (Foto: insidepontianak.com).

KUBURAYA, insidepontianak.com – Wakil Bupati Kuburaya, Sujiwo akan membantu penghijauan di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat. Sujiwo berjanji akan membangun taman di areal kampus.

Hal itu disampaikan Sujiwo saat menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) UNU Kalimantan Barat ke-5 di Jalan Parit Terabak, Sungai Raya, Kuburaya, Kamis (17/10/2019).

Bacaan Lainnya

“Sebagai hadiah ulang tahun UNU, saya bersama komunitas saya, Sahabat Alam Community (SAC) akan melakukan penghijauan dan membuatkan taman di sekitar kampus UNU,” kata Sujiwo saat memberikan sambutan.

Sujiwo mengaku bersama SAC kerap membuat taman di sejumlah tempat. Di antaranya di beberapa pondok pesantren. Sahabat Alam Community adalah komunitas yang fokus terhadap pelestarian alam.

“Nanti saya bawa SAC ke sini. Bawa tanamannya, bawa tanahnya, kita bersama-sama mahasiswa menata di sini. Kalau sudah sekian bulan tanaman itu tumbuh subur, akan terlihat lebih sejuk dan asri.”

Tidak hanya itu, Sujiwo juga berkomitmen terus mengawal pembangunan Jalan Parit Terabak yang menjadi akses menuju UNU Kalbar. Jalan tersebut saat ini sedang dalam perbaikan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

“Insyallah saya akan kawal. Nanti kalau jalan menuju Jalan Ahmad Yani ini sudah bagus, anak-anak kita akan semakin tertarik untuk menimba ilmu di UNU,” katanya.

Sujiwo saat ini dipercayakan menjadi Penasihat PCNU Kabupaten Kuburaya. Menurutnya, hal tersebut adalah suatu kehormatan dan motivasi. Diakuinya ikatan emosional dengan keluarga besar NU terus terbangun.

Nahdlatul Ulama menurut Wakil Bupati punya peran besar terhadap berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak Nahdlatul Ulama didirikan oleh KH  Hasyim Ashari tahun 1926, perjuangannya NU untuk bangsa luar biasa.

“Semakin ke depan semakin banyak tantangannya. Berjuang sebelum merdeka sebenarnya tidak seberat saat ini, karena musuhnya saat ini masalah intoleransi dan kolompok-kelompok radikal,” terangnya.

Sujiwo berharap keberadaan Universitas Nahdlatul Ulama semakin dikenal masyarakat. Sehingga semakin banyak mahasiswa yang menimba ilmu di UNU.

“Mudah-mudahan ke depan UNU menjadi universitas favorit di Kalimantan Barat. Mahasiswa serta para dosen UNU harus tetap semangat membangun UNU,” tandasnya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *