Wajah Baru Para Pembantu Presiden

Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah dan Menteri Koperasi Teten Masduki (Foto: Sekretariat Presiden).

JAKARTA, insidepontianak.com – Presiden Joko Widodo memberikan 7 perintah khusus kepada para menteri yang baru saja terpilih masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

Perintah khusus itu adalah: Jangan korupsi. Para menteri diminta menciptakan sistem kerja yang menutup celah korupsi pada masing-masing kementerian.

Bacaan Lainnya

Presiden Joko Widodo mengingatkan para menteri untuk patuh pada visi-misi Presiden dan Wakil Presiden.

Para menteri diperintahkan bekerja keras, cepat, dan produktif serta tidak terjebak rutinitas monoton. Kerja berorientasi hasil nyata dan selalu memeriksa ke lapangan serta menemukan solusinya.

Presiden memerintahkan para menteri bekerja serius dan bersungguh-sungguh. Menteri yang dinilai tidak memenuhi perintah ini akan segera dicopot.

Hari ini, Rabu (23/10/2019), Presiden Joko Widodo mengumumkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Kerja periode 2019-2024. Sejumlah menteri tetap menduduki jabatan semula, namun ada juga nama-nama baru yang muncul mendapat amanat membantu tugas Presiden.

Beberapa nama baru itu antara lain:

Jhonny Gerard Plate yang menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika. Pria kelahiran Flores, 10 September 1956 ini sebelumnya menjabat Sekjen Partai Nasional Demokrat dan pernah menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019.

Selain politisi, Jhonny juga dikenal sebagai pengusaha alat-alat perkebunan dan pernah menjadi bagian dari bisnis pesawat Air Asia. Beberapa perusahaan yang pernah dipimpinnya antara lain PT Bima Palma Nugraha dan PT Mandosawo Putratama Sakti.

Sebelum dilantik, dia mengatakan mendapat tugas dari Presiden untuk mengembangkan bisnis startup dan digitalisasi data. “Yang berkaitan dengan cybercrime, kedaulatan data, industri TI di domestik menjadi wilayah beliau,” kata Joko Widodo saat memperkenalkan Johnny sebagai anggota kabinetnya.

Ida Fauziah, Menteri Tenaga Kerja. Dalam kabinet Indonesia Maju, Ida diberi kepercayaan meningkatkan kemitraan pendidikan-industri, kapasitas pekerja, jaminan sosial tenaga kerja, dan perlindungan pekerja migran.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini lama menjalani karir di Fatayat NU hingga menjadi anggota DPR RI. Ida pernah dicalonkan PKB dan Gerindra untuk maju menjadi calon wakil gubernur Jawa Tengah mendampingi Sudirman Said.

Pada Pemilu 2019, Ida Fauziah menduduki jabatan Koordinator Nasional Suara Perempuan Jokowi-Ma’ruf. Saat ini Ida menjabata Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

Nama baru lainnya adalah I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Bintang Darmawati adalah istri mantan Menteri Koperasi dan UMKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Bintang Darmawati pernah menjabat Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Ketua Bidang II Penggerak PKK. Di kalangan istri menteri Bintang juga terkenal sebagai atlet tenis meja.

Nama-nama baru lainnya yang mengisi Kabinet Indonesia Kerja antara lain, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, dan Menteri Desa, Abdul Halim Iskandar.

Bahlil dikenal sebagai pebisnis ulung yang memulai usaha dari nol. Kiprahnya banyak dihabiskan di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia dan banyak bergerak di Indonesia bagian Timur. Bahlil mendapat tugas meningkatkan iklim investasi, usaha dan daya saing penanaman modal.

Zainudin Amali dikenal sebagai politisi senior yang berpengalaman di organisasi kepemudaan. Dia mendapat mandat membangun kewirausahaan pemuda, sport industry and tourism, serta memperbaiki peringkat Indonesia di SEA Games.

Menteri Desa, Abdul Halim Iskandar adalah kakak kandung Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. Halim Iskandar menjabat Ketua DPW PKB Jawa Timur hingga tahun 2022.

Iskandar juga pernah 2 kali menjabat Ketua DPRD Kabupaten Jombang tahun 1999-2009. Pada periode 2014-2019 dia menjabat Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *