Polda Kalbar Temukan Modus Cuci Uang Transaksi Narkotika

Polda Kalbar menemukan modus pencucian uang yang diduga hasil transaksi narkotika. (Foto: Humpro Polda Kalbar).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Polda Kalimantan Barat menyita uang senilai Rp 2 miliar yang diduga hasil kejahatan narkotika. Tersangka melakukan “pencucian uang” yang diduga dari hasil transaksi narkotika.

Pengungkapan ini disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Gembong Yudha saat konferensi pers, Kamis (24/10/2019). Menurutnya uang itu disita setelah polisi berhasil melacak aliran dana tersangka narkotika.

Bacaan Lainnya

Gembong Yudha mengatakan, penemuan ini didapat dari hasil pengembangan terhadap tersangka Jhony dan M Iqbal yang ditangkap dengan barang bukti 30 kilogram sabu. “Tersangka Jony warga Siantan, serta M Iqbal warga Tanjung Raya 2. Saat dilakukan pengembangan, tim menemukan barang bukti berupa beberapa nomor rekening.”

Polisi memeriksa rekening para tersangka dan menemukan aliran dana mencurigakan. Polisi menduga beberapa barang yang dibeli tersangka menggunakan uang transaksi narkotika.

“Dari tersangka Jony tim mengindikasi beberapa barang hasil tindak pidana pencucian uang, yaitu 2 cincin emas dan 1 gelang emas putih. Kemudian untuk kendaraan 1 unit Honda CRV Prestige dan 2 jam tangan merk terkenal,” ujar Kombes Gembong.

Dari rekening tersangka M Iqbal polisi menemukan uang 2 miliar yang diduga didapat dari transaksi narkotika. “Selain itu juga ditemukan dua unit mobil, tiga motor serta perhiasan.”

Kombes Pol Gembong Yudha mengatakan, kemungkinan temuan polisi terkait kasus ini terus berkembang. Polisi masih menunggu hasil analisa transaksi dan akan mengejar orang yang diduga menerima barang dari tersangka.

Pada kesempatan ini Polda Kalbar juga memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 5,3 kilogram sabu.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *