banner 468x60

Bupati Kuburaya: Pemuda Jadilah Pengukir Sejarah

  • Bagikan
Bupati Kuburaya, Muda Mahendrawan mengingatkan pemuda untuk mendobrak sejarah. Tak sekadar pengekor sejarah. (Foto: Humpro Pemkab Kuburaya).

KUBURAYA, insidepontianak.com – Bupati Kuburaya, Muda Mahendrawan mengingatkan pemuda untuk mendobrak sejarah. Tidak cengeng dan mampu menangkap peluang.

Hal itu diungkapkan Bupati saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 di Halaman Kantor Bupati Kuburaya, Senin (28/10/2019).

“Jangan sampai menjadi pemuda yang cengeng. Jangan sampai jadi pemuda yang hanya suka curhat. Jadilah pemuda yang tegar, berkarakter, bermartabat, visioner menembus zaman. Mampu melihat tantangan dan mampu menjalani lika-liku perjuangan,” kata Bupati.

Sumpah Pemuda seharusnya menjadi momen refleksi, sudah sejauh mana pemuda berkontribusi terhadap negara. Termasuk generasi di Kuburaya yang tersebar di 9 kecamatan, 123 desa, dan 166 ribu keluarga.

“Saat ini kaum terdidik sudah lebih banyak. Seharusnya sudah lebih jauh lompatannya. Memajukan diri dan daerah kita. Kita bertanggung jawab untuk itu.”

Kaum terdidik punya tanggung jawab memajukan kaum tidak terdidik. Momen peringatan Sumpah Pemuda sangat penting untuk mengobarkan semangat itu.

“Jangan pernah kendor dan hanya meratapi nasib. Kita harus membangkitkan semangat generasi muda. Sekarang era digital yang semua tantangan luar biasa ada di hadapan. Termasuk tantangan kaum tidak terdidik yang masih ada di kampung-kampung,” ujar Muda.

Sejak Kabupaten Kuburaya terbentuk 12 tahun lalu, slogan “Dari Kuburaya untuk Indonesia” terus digaungkan. Hal itu untuk mengobarkan semangat masyarakat Kuburaya agar tumbuh sehat dan mendapatkan pendidikan layak.

“Berpikir, berimajinasi, bergerak, dan berjuang menjadi pengukir sejarah. Tak sekadar pengekor sejarah. Kaum muda milenial generasi Z, mari kencangkan pikiran. Fokus pada pikiran-pikiran besar dan perkuat talenta serta keterampilan.”

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: