Ketua MPR Ajak Pelajar Indonesia Terapkan Nilai Pancasila

  • Bagikan
Pimpinan MPR beri pembekalan kepada peserta cerdas cermat 4 pilar MPR RI tingkat nasional.

JAKARTA, insidepontianak.com – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengajak pelajar Indonesia merenungkan kembali makna Sumpah Pemuda.

Tepat 91 tahun lalu, pemuda dan pemudi Indonesia dari berbagai latar belakang pemikiran, budaya, agama, dan suku bangsa, bersatu mengikrarkan persatuan dalam ikatan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.

“Ikrar sumpah pemuda merupakan dialektika dan wujud manifestasi nasionalisme pemuda melawan kolonialisme. Setelah merdeka, perjuangan yang utama untuk adik-adik sekalian adalah gigih melawan kebodohan dan berani melawan ketertinggalan,” kata Bambang saat menerima peserta putaran final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tahun 2019, di Gedung Nusantara V MPR, Selasa (29/10/2019).

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan, Hidayat Nur Wahid, dan Asrul Sani.

Bambang yang juga Kepala Badan Bela Negara FKPPI mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam efek negatif modernitas globalisasi yang bisa menghilangkan identitas dan jati diri bangsa Indonesia.

Manusia yang memiliki Pancasila sebagai ideologi, memiliki kebudayaan yang adi luhung, serta memiliki kepribadian yang beradab dan beretika.

“Masa depan Indonesia tergantung para pelajarnya di masa kini. Arus informasi teknologi dan media sosial, di satu sisi membawa keuntungan, namun di sisi lainnya juga mendatangkan malapetaka.

Melalui perenungan nilai-nilai Sumpah Pemuda, akan meneguhkan tekad para pelajar untuk berjuang mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan karya. Hingga dapat membawa Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa maju dunia.

“Sumber daya manusia yang berkualitas dan sistem pendidikan yang bermutu merupakan sebuah keniscayaan dalam memajukan sebuah bangsa. Keduanya saling berkaitan erat.”

Legislator Partai Golkar Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menerangkan, Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI yang sudah berjalan sebelas tahun.

Dimulai sejak tahun 2008, kegiatan ini salah satu bagian upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Putaran final yang dilangsungkan di MPR diikuti 34 tim perwakilan SMA/sederajat yang mewakili masing-masing provinsi. Setiap SMA/sederajat diwakili 10 siswa, sehingga ada 340 siswa yang akan mengikuti putaran final.

“Sebagai Rumah Kebangsaan, melalui kegiatan LCC ini MPR RI berusaha menanamkan pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.”

Melalui pemahaman nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, tujuan akhir yang hendak dicapai adalah terbentuknya mental dan karakter bangsa yang berani, berdikari, berdaya saing, berintegritas, serta berkepribadian Indonesia.

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: