banner 468x60

KPK Sidang Tersangka Suap Bupati Bengkayang di Pontianak

  • Bagikan
Nelly Margaretha salah satu tersangka suap Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot. (Foto: kumparan.com).

JAKARTA, insidepontianak.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan terhadap 4 tersangka kasus dugaan suap Bupati Bengkayang nonaktif, Suryadman Gidot.

Mereka adalah Rodi, Yosef, Nelly Margaretha dan Bun Si Fat. Berkas penyidikan keempat tersangka telah diserahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU) KPK.

“Penyidikan untuk 4 tersangka dalam perkara suap terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat tahun 2019 telah selesai,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, dalam keterangannya, Jumat (1/11).

Menurut Febri, selanjutnya jaksa KPK menyusun surat dakwaan untuk keempat tersangka. Keempatnya akan disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pontianak. “Rencana sidang akan dilakukan di Pontianak,” ujar Febri.

Selama penyidikan, KPK telah memeriksa 100 orang saksi. Ratusan saksi itu terdiri dari Wakil Bupati Bengkayang, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Kepala BPKAD Bengkayang, Sekretaris pada Dinas PU Bengkayang, kepala sekolah, wiraswasta, dan ibu rumah tangga.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Bupati nonaktif Suryadman Gidot, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang Aleksius, serta Rodi, Yosef, Nelly Margaretha, Bun Si Fat, dan Pandus sebagai tersangka.

Suryadman dan Aleksius diduga menerima suap Rp 336 juta dari 5 orang rekanan Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang. Suap diduga merupakan fee sebagai imbal balik dari proyek yang dikerjakan para rekanan. Suryadman diduga meminta uang melalui Aleksius untuk keperluan pribadi. (Sumber: kumparan.com)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: