banner 468x60

Presiden Lantik Idham Aziz Jadi Kapolri

  • Bagikan
Presiden Joko Widodo melantik Jenderal Polisi Idham Aziz, sebagai Kapolri. (Foto: Kantor Sekretariat Presiden).

JAKARTA, insidepontianak.com – Presiden Joko Widodo melantik Jenderal Polisi Idham Aziz, sebagai Kapolri. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/10/2019).

Sebelumnya Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto membacakan Keputusan Presiden RI Nomor 97/Polri tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Presiden mengambil sumpah jabatan Kapolri sebelum penandatanganan berita acara pengangkatan sumpah jabatan dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Panglima TNI, Hadi Tjahjanto hadir sebagai saksi.

Dalam pelantikan tersebut, Idham Aziz memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat dari Komisaris Jenderal Polisi menjadi Jenderal Polisi. Kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam Kepres Nomor 98/Polri tahun 2019 tentang Kenaikan Pangkat dalam Golongan Perwira Tinggi Polri.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan pengajuan Idham Aziz menjadi Kapolri dalam rapat paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, 31 Oktober 2019.

Sebelum mengesahkan pengajuan Idham Aziz menjadi Kapolri, Komisi III DPR mengunjungi rumah dinas Kabareskrim tersebut. Kepada anggota Dewan, Idham berjanji jika terpilih tidak akan menemui anggota Polri di rumahnya.

Hal itu dilakukan untuk menghindari praktik lobi dengan anggota Polri. Idham berpendapat, hanya ada 3 tujuan ketika anggota Polri menghadap ke rumah dinas Kapolri: dalam rangka meminta jabatan, mempertahankan jabatan, atau meminta sekolah.

Ada banyak tugas besar menunggu Jendral Idham Aziz diantaranya mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan lembaga hukum lain, seperti kasus penyiraman air kerasterhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

 

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: