banner 468x60

Yayasan AHM Gelar Kompetisi Film Pendek Keselamatan Berkendara

  • Bagikan
Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah mengadakan kompetisi film pendek keselamatan berkendara. (Foto: astra-honda.com).

SURAKARTA, insidepontianak.com – Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah mengadakan kompetisi film pendek keselamatan berkendara.

Yayasan Astra Honda Motor membekali 250 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta soal produksi membuat film pendek. Kompetisi film pendek hadir sebagai upaya YAHM menyebarkan kesadaran aman berkendara di kalangan anak muda.

Para peserta ditantang membuat film pendek berdurasi 3-5 menit yang menunjukkan pesan kepedulian pada perilaku taat berkendara. Tahun ini, YAHM mengangkat tema besar “Alon-Alon Waton Move On”.

Tema besar itu dapat diartikan “biar lambat asal selamat” atau selalu waspada dalam berkendara. Melalui tema ini, para peserta didorong untuk memasukan unsur kearifan lokal pada film pendek yang mereka dibuat.

Film pendek yang sudah diproduksi wajib diunggah di Youtube dan IGTV masing-masing peserta. Setiap unggahan film pendek mencantumkan @sahabat1hati dan diberi hastag #cari_aman #roadsafetycampaign #shortmoviecontest #sahabat1hati #yayasanahm #iainsurakarta #alonalonwatonmoveon.

Pengumuman pemenang akan disampaikan di IAIN Surakarta pada tanggal 28 November 2019. Untuk lomba berskala nasional ini, peserta yang berasal  dari tingkat SLTA maupun perguruan tinggi berkesempatan memperebutkan hadiah jutaan rupiah.

Wakil Ketua YAHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan generasi muda berperan besar dalam menyebarkan pesan positif. Kegiatan kompetisi film pendek keselamatan berkendara ini diyakini efektif karena disampaikan dengan bahasa, cara berpikir, dan metode video kekinian yang menjadi ciri khas generasi muda.

“Kami percaya bahwa kearifan lokal selalu mempunyai nilai menarik untuk diteladani. Oleh karena itu, kami mengangkat tema ‘Alon Alon Waton Move On’ untuk menggali kearifan lokal dari berbagai daerah dan menggunakannya dalam menyebarkan virus keselamatan berkendara,” ujar Muhibbuddin.

Selain membuka kompetisi film pendek, peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang keselamatan berkendara, baik secara teori maupun praktik.

Peserta mendapat penjelasan mengenai bagaimana berkendara sepeda motor yang aman dan nyaman dan berkesempatan untuk praktik langsung.

Peserta juga bisa mencoba alat simulasi berteknologi canggih Honda Riding Trainer (HRT) untuk merasakan sensasi mengendarai berbagai jenis motor di kondisi jalan yang beragam.

Yayasan Astra Honda Motor mengundang Hananta Kusuma Wardhana dan Dimas Dwi, video maker yang sukses memproduksi video untuk Asia Society Museum New York dan nominator terbaik video kontes UNESCO.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Rektor IAIN Surakarta, Prof Dr Usman M.Ag serta Dekan Fakultas Adab dan Bahasa IAIN Surakarta Dr Toto Suharto M.Ag.

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: