banner 468x60

Presiden Belum Pasti Terbitkan Perppu KPK

  • Bagikan
Presiden Joko Widodo berangkat ke Thailand menghadiri KTT ASEAN (Foto: Kantor Sekretariat Presiden).

JAKARTA, insidepontianak.com – Presiden Joko Widodo masih menerima masukan soal siapa yang pantas ditempatkan dalam Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anggota dewan pengawas akan dilantik bersamaan dengan pengambilan sumpah pimpinan Komisioner KPK periode 2019-2023.

“Dewan Pengawas KPK masih dalam proses mendapatkan masukan-masukan. Pelantikannya akan bersamaan dengan pengambilan sumpah pimpinan Komisioner KPK yang baru di bulan Desember,” kata Presiden kepada wartawan di Istana Merdeka, Jumat (1/10/2019).

Presiden menegaskan bahwa siapapun yang terpilih adalah figur-figur yang berkompeten dan berintegritas baik. “Percayalah bahwa yang terpilih nanti adalah beliau-beliau yang memiliki kredibilitas yang baik.”

Sebelumnya, Presiden pernah menjelaskan bahwa sebagai lembaga negara, KPK dipandang memerlukan keberadaan Dewan Pengawas. Hal itu menjadi kebutuhan karena semua lembaga negara seperti Presiden, Mahkamah Agung, dan DPR bekerja dalam prinsip saling mengawasi.

Keberadaan Dewan Pengawas dibutuhkan untuk mengurangi potensi penyalahgunaan kewenangan. Dalam acara dialog bersama para jurnalis, turut disinggung soal peraturan pemerintah pengganti UU Komisi Pemberantasan Korupsi.

Presiden menghormati proses hukum di Mahkamah Konstitusi terkait UU KPK yang baru direvisi. “Kita harus menghargai proses-proses seperti itu. Jangan ada orang yang masih berproses di uji materi kemudian langsung ditimpa dengan keputusan yang lain. Saya kira kita harus tahu sopan santun dalam ketatanegaraan,” ujar Presiden.

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: