banner 468x60

Pemkab Sintang Terbitkan Perbup Dukung Visi Sintang Lestari

  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten Sintang menerbitkan Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah Sintang Lestari (RAD-SL) 2019-2021. (Foto: Humpro Pemkab Sintang).

SINTANG, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Sintang menerbitkan Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah Sintang Lestari (RAD-SL) 2019-2021. Rencana aksi ini menjadi panduan menyusun program kerja pembangunan berkelanjutan.

Sebagai anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), Pemkab Sintang menginisiasi RAD pembangunan berkelanjutan yang difasilitasi tim Conservation Strategy Fund – Indonesia (CSF-Indonesia).

RAD tersebut kemudian disahkan melalui Peraturan Bupati 66/2019 yang menjadi landasan bagi organisasi pemerintah daerah (OPD) untuk melaksanakan rencana kerja dan rencana strategis.

Bupati Sintang, Jarot Winarno berharap program kerja pada OPD sinkron dengan RAD Sintang Lestari. RAD memuat beberapa visi Sintang Lestari 2030, indikator Sintang Lestari, roadmap menuju Sintang Lestari, dan kebijakan-kebijakan kunci perubahan dan program prioritas menuju Sintang Lestari.

Beberapa hal yang menjadi tantangan Kabupaten Sintang dalam mewujudkan pembangunan Sintang Lestari adalah perekonomian yang masih didominasi sektor berbasis lahan dan sumber daya alam.

Meski pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi sektor utama penyumbang pendapatan daerah terbesar, trend pertumbuhan sektor utama ini terus turun.

Dalam upaya menciptakan mencapai visi Sintang Lestari, pemerintah Kabupaten Sintang harus mengimplementasikan langkah-langkahyang telah dimuat di dalam RAD-SL tentang

Beberapa tantangan yang dihadapi dalam merealisasikan visi Sintang Lestari antara lain tingginya jumlah kemiskinan, rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM), rendahnya pertumbuhan ekonomi, serta infrastruktur yang belum memadai.

Selin itu juga fasilitas kesehatan dan pendidikan yang masih kurang, degradasi lingkungan, dan kedaulatan lokal yang rendah.

CSF-Indonesia terus mendorong dan mendampingi Pemkab Sintang untuk menghasilkan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan. Serta sejalan dengan SDGs yang telah diratifikasi pemerintah.

Program kerja CSF Indonesia untuk 2 tahun ke depan adalah memfasilitasi pemerintah dalam menyusun dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang bersinergi dengan rencana pembangunan jangka menengah dan rencana tata ruang wilayah.

Serta membantu penyusunan dokumen teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2022-2027 dan Rencana Tata Ruang & Wilayah (RTRW) 2022-2030.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: