banner 468x60

Menyebrang Kapuas Demi Chaikue Siantan yang Kesohor

  • Bagikan
Chaikue makanan khas Kota Pontianak. (Foto: travelingyuk.com).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Chaikue adalah makanan khas Kota Pontianak. Sama-sama diisi bermacam sayuran, bentuk chaikue mirip pastel dan lumpia tapi dengan tekstur kulit lebih tipis.

Di beberapa tempat, chaikue sering disebut choipan. Kudapan tradisional masyarakat keturunan Tionghoa ini bisa disajikan dengan cara digoreng atau dikukus.

Salah satu penjual chaikue legendaris adalah Chaikue Parwasal atau lebih terkenal dengan nama chaikue Siantan karena lokasinya di Gang Parwasal, Siantan yang agak jauh dari Kota Pontianak.

Untuk menuju lokasi jualan caikue Siantan bisa mencoba naik ferry menyebrang Sungai Kapuas. Lokasi ini juga cocok untuk lokasi hunting foto karena masih banyak terdapat rumah-rumah kuno.

Termasuk rumah tempat berdagang caikue Siantan yang halaman depan berda di atas selokan yang diubah menjadi area makan. Di tempat ini tersedia chaikue kukus dengan 5 pilihan bahan isian: bengkoang, kacang, kucai, rebung, dan talas ungu.

Selain di Siantan ada juga pedagang caikue terkenal Chaikue Siam “Ahin” di Jalan Siam, Kota Pontianak. Meski baru buka tahun 2005, warung chaikue Siam ramai didatangi pengunjung.

Kelebihan chaikue di tempat ini adalah selalu disajikan panas. Aroma wangi dan rasa gurih chaikue menggoda selera para penikmat kuliner.

Beda dengan chaikue Siantan, di sini tersedia isian kedelai. Penyajiannya sama, dengan cara digoreng atau dikukus.

Selain chaikue, warung “Ahin” juga menyajikan kokue. Isian kokue mirip chaikue. Kokue dimakan dengan campuran ebi kering yang sudah dihaluskan. Warung “Ahin” hanya menyajikan kokue kukus.

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: