Kementerian PUPR Loka Karya Atasi Kawasan Kumuh di Kalbar

  • Bagikan
Terdapat sekitar 214,9 hektare kawasan kumuh di Provinsi Kalimantan Barat.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan lokakarya pengurangan luas kawasan kumuh.

Total luas kawasan kumuh di Provinsi Kalbar mencapai 377,81 hektare. Sedangkan yang difasilitasi proyek pengurangan kawasan kumuh melalui “Program Kotaku” baru 162,856 hektare.

Sehingga sisa kawasan kumuh seluas 214,952 hektare perlu dicarikan jalan keluar oleh pemerintah daerah. Tujuan Program Kotaku adalah mengurangi luas permukiman kumuh, mewujudkan kolaborasi penanganan permukiman kumuh dari berbagai stakeholder, dan menyediakan infrastruktur permukiman.

Hingga tahun 2018, penanganan kumuh telah mencapai 23.407 hektar atau 61 persen, sedangkan sisanya untuk target 2019 sebanyak 15.024 hektar atau 39 persen.

Lokakarya bertujuan menghasilkan rumusan-rumusan strategis dan langkah konkrit percepatan Program Kotaku. Sehingga target penanganan kumuh dapat tercapai.

Lokakarya yang diadakan 18-19 November 2019 di Hotel Orchardz, Kota Pontianak diikuti 60 peserta yang berasal dari perwakilan Kementerian PUPR, Kepala Satuan Kerja Infrastruktur Berbasis Masyarakat Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Diundang juga OPD Provinsi Kalimantan Barat dan perwakilan OPD masing-masing kota/kabupaten yang menjadi sasaran Program Kotaku: Kota Pontianak, Singkawang, Kabupaten Ketapang, Sambas, dan Bengkayang.

Hadir juga perwakilan akademisi, pihak perbankan, Konsultan Manajemen Pusat (KMP), serta Tim Konsultan Wilayah Kalimantan Barat. Acara ini dibuka Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: