banner 468x60

Bupati Mempawah Minta Pelabuhan Kijing Untungkan Warga Sekitar

  • Bagikan
Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kamis (21/11/19). (Foto: insidepontianak.com).

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Indonesia Port Corporation (PT Pelindo II) memperingati HUT ke-27 dengan mengadakan kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kamis (21/11/19).

Padat Karya Tunai adalah salah satu rangkaian peringatan HUT IPC selain bantuan sosial sunatan massa dan donasi buku “One Book One Person”.

Padat Karya Tunai diisi kegiatan penanaman bibit bakau di sekitar pelabuhan Kijing. Hadir pada acara tersebut Bupati Mempawah, Komisaris Utama IPC, General Manager IPC, Kapolsek Sungai Kunyit, dan Camat Sungai Kunyit.

Bupati Mempawah, Erlina menyampaikan bahwa di Mempawah telah berdiri pelabuhan megah dan terbesar se-Indonesia yaitu Pelabuhan Kijing. “Dengan pelabuhan ini setidak-tidaknya secara tidak langsung perekonomian di Kecamatan Sungai Kunyit akan bertambah,” kata Erlina.

Sebelum pelabuhan beroperasi, Bupati meminta IPC menyepakati ketentuan mempekerjakan warga lokal. Selama ini IPC belum bertemu untuk membicarakan hal tersebut.

“Saya minta IPC bertemu dengan saya, supaya antara Pemerintah Kabupaten Mempawah ada nanti istilahnya meminta sesuatu kepada bapak agar kami tidak hanya menjadi penonton,” kata Erlina.

Erlina meminta bantuan dari IPC kepada warga setempat tidak hanya berupa uang tunai, tapi dilibatkan dalam pengoperasian pelabuhan. Sebab bantuan uang tunai hanya dapat dinikmati sementara oleh warga.

Harapan Bupati Mempawah ditanggapi positif oleh Komisaris Utama IPC, Tumpak H Panggabean. “Nanti akan kami sampaikan di rapat komisaris dan dewan direksi,” kata Tumpak.

Tumpak setuju jika pelabuhan selesai dibangun, masyarakat dapat ikut bekerja. “Menggunakan sumber daya manusia yang ada di sini, tentunya yang punya skill.”

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: