banner 468x60

Bupati Sintang Dukung Pembangunan Kantor Sinode GPSK

  • Bagikan
Bupati Sintang Jarot Winarno didampingi Wakil Bupati Askiman melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor Sinode Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) di Desa Jerora 1. (Foto: Humpro Pemkab Sintang).

SINTANG, insidepontianak.com – Bupati Sintang Jarot Winarno didampingi Wakil Bupati Askiman melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor Sinode Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) di Desa Jerora 1, Kecamatan Sintang, Jumat (22/11/19).

Peletakan batu pertama juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Terry Ibrahim, Ketua DPRD Sintang, Florensius Roni dan Melkianus, serta jajaran pengurus Sinode GPSK.

Ketua Sinode GPSK Sintang, Pendeta Natanel mengatakan kantor ini akan dibangun 2 lantai dengan luas 24×30 meter. Lantai satu akan difungsikan untuk aula pertemuan yang dapat menampung sekitar 1.000 orang. Lantai dua difungsikan sebagai kantor.

“Ditargetkan selesai 2 atau 3 tahun ke depan. Ini adalah mimpi, harapan, dan kerinduan kami untuk memiliki gedung yang refrensentatif. Kami mohon dukungan baik dari pemda, DPRD dan pihak yang hadir agar mimpi ini bisa terwujud,” kata Natanel.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan pemerintah mendukung dan menyambut baik pembanguan kantor Sinode GPSK. Ini salah satu upaya mewujudkan masyarakat Sintang yang religius.

“Untuk mewujudkan masyarakat Sintang yang religius itu, kami selaku pemerintah harus bersifat adil. Sekarang sedang di bangun kristen center yang targetnya tahun depan selesai, penyelesaian Katedral Kristus Raja dan wisma uskup kita bantu. Kemudian Masjid Al Amin Sintang kita juga bantu, asrama hajinya juga. Kita salurkan juga bantuan melalui lembaga agama masing-masing. Itu wujud rasa adil kita untuk semua,” ujar Jarot.

Jarot menyampaikan bahwa Pemkab Sintang dan DPRD berkomitmen membantu pembangunan kantor Sinode GPSK. “Saya berkomitmen membantu sampai selesai. Anggota dewan yang hadir juga akan membantu. Seperi apa caranya, nanti kita diskusikan bersama.”

Menurut Jarot, sarana kantor ini bisa difungsikan untuk koordinasi dan berkumpul. Serta berhimpun dalam rangka meningkatkan keimanan.

“Juga untuk dialog antar agama, saling respek menghargai dan menghormati, saya rasa itu akan terjamin. Sehingga Sintang ini akan selalu aman.”

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: