Pendanaan Online Modal Rakyat di Pontianak Capai Rp35 Miliar

  • Bagikan
Ilustrasi fintech.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pendanaan untuk Modal Rakyat yang merupakan layanan peer-to-peer lending bersumber dari masyarakat Pontianak saat ini mencapai Rp35 miliar. Permodalan mandiri ini merupakan inovasi finansial yang fokus menyasar UMKM.

“Modal Rakyat adalah layanan peer-to-peer lending atau marketplace yang mempertemukan pemberi pinjaman dengan peminjam dalam hal ini kepada UMKM. Dari total pendanaan di seluruh Indonesia, menarik sekali 30 persen nya itu dari Kota Pontianak,” kata Co-founder dan CEO Modal Rakyat, Stanislaus di Pontianak, Senin (25/11/19).

Menurut Stanislaus, Modal Rakyat saat ini menggandeng lebih dari 9 ribu pemberi pinjaman di Indonesia dan telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp90,4 miliar kepada lebih dari 3 ribu UMKM.

“Modal Rakyat terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sejak Juni 2018. Hadirnya kami untuk mendorong terbangunnya inklusi keuangan, khususnya dalam mengembangkan kualitas dan produktivitas UMKM di Indonesia,” ujar Stanislaus kepada antaranews.com.

Modal Rakyat menawarkan alternatif pendanaan online dengan aman, jumlah pendanaan minimal, dan tingkat pengembalian yang menarik. Modal Rakyat memberikan solusi mendapatkan pinjaman dengan praktis, cepat dan mudah sehingga dapat membantu pengembangan ekonomi Indonesia.

“Visi kami adalah memberikan inklusi keuangan melalui teknologi finansial pembiayaan alternatif untuk semua sektor UMKM di seluruh Indonesia,” kata Stanislaus.

Modal Rakyat memberi akses pinjaman untuk usaha mikro dengan nilai pinjaman mulai dari Rp500 ribu. Pinjaman tersebut digunakan untuk meningkatkan produktivitas kerja para pelaku usaha kecil.

“Langkah strategis yang dilakukan Modal Rakyat untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas UMKM di Indonesia adalah bermitra dengan perusahaan PPOB (payment point online nank) yang menggandeng lebih dari 1 juta toko kelontong yang mayoritas adalah agen penjual pulsa yang tersebar di seluruh pelosok nusantara.”

Modal Rakyat melihat potensi di Kalimantan Barat, termasuk Pontianak untuk menggandeng lebih banyak pendana dan terus mendukung penyaluran kredit kepada UMKM di Indonesia.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: