Bupati Paolus Hadi dan Bank Indonesia Tebar Benih Ikan di Danau Senyabang Sanggau

Pemkab Sanggau
DITEBAR - Bupati Sanggau, Paolus Hadi dan pimpinan Bank Indonesia perwakilan Kalbar, Joko Juniwarto menebar ikan di Danau Senyabang, Balai, Sanggau, Jumat (29/11/2019). (Foto Diskominfo Sanggau)
banner 468x60

SANGGAU, insidepontianak – Bupati Sanggau, Paolus Hadi meresmikan keramba ikan Senyabang Lake di Desa Senyabang, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Jumat (29/11/2019).

Kedatangan Bupati Sanggau Paolus Hadi beserta rombongan disambut begitu antusias oleh seluruh masyarakat Desa Senyabang. Pasalnya, hal itu merupakan pertama kalinya bupati hadir di desa mereka.

Muat Lebih

Sebelum menuju ke tempat acara, Paolus Hadi dan tamu undangan lainnya, diajak menabur bibit ikan di keramba yang akan diresmikan. Terdapat 10 keramba di danau tersebut, dan masing-masing keramba berisi 2000 ikan.

Usai menabur bibit ikan, rombongan diiringi penari dari Desa Senyabang menuju lokasi peresmian. Keramba Ikan Senyabang Lake merupakan hasil bantuan Bank Indonesia perwakilan Kalbar yang menugaskan kelompok Bhakti Sosial Mahasiswa dan tergabung dalam Komunitas GenBI (Generasi Baru Indonesia).

Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan pimpinan Bank Indonesia perwakilan Kalbar, Joko Juniwarto dalam sambutannya. Hal itu bermula dari kegiatan Bersih Indonesia oleh 100 mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Bank Indonesia yang tergabung di dalam Komunitas GenBI (Generasi Baru Indonesia).

“Kita menugaskan mereka untuk membersihkan danau ini, yang kemudian akan kita ubah tempat ini menjadi lokasi wisata, dengan harapan masyarakat akan ramai berkunjung ke sini,” katanya.

Joko berharap kepada Kelompok Tani Desa Senyabang, yaitu Poktan Tunas Harapan, semoga saja bantuan bisa terus berkembang, karena kelompok itu akan dimonitor. “Tolong tempat ini dijaga, supaya bisa terus berkembang,” katanya.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi menegaskan, diresmikannya keramba ikan Senyabang Lake, kebutuhan gizi masyarakat Sanggau, khususnya Desa Senyabang bisa terpenuhi, sehingga bisa meningkatkan persentase gizi anak di Kabupaten Sanggau.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang sudah membantu membangun danau ini. Saya dengar bahwa lokasi danau ini sudah mendapatkan bantuan yang ketiga kalinya,” kata Paolus Hadi.

Bantuan pertama dan kedua tidak berhasil karena ikan-ikan yang ada di danau tersebut, habis dicuri. Karenanya, masyarakat dan Poktan di desa harus bisa kompak, dan bekerja sama saling membantu. Sehingga tempat itu bisa semakin berkembang sesuai dengan harapan BI.

Masalah gizi, Kabupaten Sanggau memiliki peringkat gizi terendah di Kalimantan Barat. Orang Sanggau hanya makan ikan 25 kg per tahun, sehingga potensi stunting atau anak tumbuh pendek dan lahir kurang gizi cukup tinggi di Sanggau.

“Maka dari itu harapan saya, di sini kita sudah membuat keramba. Kita sudah memproduksi ikan, jangan sampai harga ikan itu tidak terjangkau, sehingga yang mampu beli hanya orang yang punya duit,” katanya.

Bupati berharap ada suatu cara yang bisa dilakukan, sehingga gizi ikan di Desa Senyabang bisa tercukupi. “Jangan kalian di sini memproduksi ikan, tetapi masyarakat tidak bisa menikmatinya,” tegas Paolus Hadi.

Hadir juga pada kegiatan tersebut, pimpinan Bank Indonesia perwakilan Kalbar, Joko Juniwarto, Ketua PKK Kabupaten Sanggau Arita Apolina, Kadis Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat dalam hal ini diwakili oleh Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Kadis Porapar Kalbar, Camat Balai Lovianus Anus, Anggota Forkopimcam Balai, Kades se Kecamatan Balai, Anggota DPRD, Kelompok Tani Desa Senyabang, serta Kepala OPD Kabupaten Sanggau. (IP/01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *