Sintang Hadapi Kerawanan Sosial dan Lingkungan

Agenda politik pemilihan kepala desa serentak dan pemilihan kepala daerah tahun 2020 juga membutuhkan perhatian dan kerja ekstra untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. (Foto: Humpro Pemkab Sintang).
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com – Kabupaten Sintang menghadapi sejumlah kerawanan sosial. Kerawanan tersebut terkait bencana alam dan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang memburuk.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan, Henri Harahap saat menghadiri apel besar 3 pilar: Bhayangkara Pembinan Keamanan dan Ketrtiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan kepala desa di Hotel My Home Sintang, Senin (2/12/19).

Muat Lebih

Menurut Henri, untuk mewujudkan desa mandiri dibutuhkan suasana keamanan dan ketertiban yang kondusif. Sintang saat ini menghadapi potensi kerawanan sosial yang rentan.

Harga komoditi pertanian rendah, sehingga masyarakat dikhawatirkan menggunakan cara-cara negatif untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Datangnya musim hujan di satu sisi mengakhiri potensi titik api akibat kebakaran hutan dan lahan. Namun ancaman lain muncul berupa banjir dan longsor.

Agenda politik pemilihan kepala desa serentak dan pemilihan kepala daerah tahun 2020 juga membutuhkan perhatian dan kerja ekstra untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Perlu kerjasama antara aparatur desa yang paling dekat dengan masyarakat, Babinsa, dan Babinkamtibmas,” kata Henri.  “Kami minta semua pihak bekerjasama. Lakukan deteksi dini seputar kerawanan sosial.”

Wakil Kapolres Sintang, Kompol Albert Manurung mengatakan menjaga ketertiban dan keamanan menjadi salah satu cara mendukung terbentuknya desa mandiri.

“Kita mendapat arahan dari Gubernur untuk mewujudkan sebanyak mungkin desa mandiri. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah persoalan ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujar Albert Manurung.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Direktru Kriminal Khusus Polda Kalbar, Kombes Pol Mahyudi Nazriansah, camat se-kabupaten Sintang dan sejumlah perwakilan OPD terkait.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *