Tantangan Smart City, Mengubah Cara Pikir Birokrat & Masyarakat

  • Bagikan
Smart city mengubah pola pikir birokrasi agar menjadikan teknologi informasi sebagai tulang punggung tata kelola pemerintahan. (Foto: Humpro Pemkot Pontianak).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Tantangan utama penerapan smart city adalah mengubah pola pikir masyarakat atau birokrasi. Menjadikan teknologi informasi dan komunikasi sebagai tulang punggung tata kelola pemerintahan.

“Ini menjadi tantangan pimpinan daerah bahwa komitmen untuk mengubah pola pikir itu penting dilakukan,” kata Sekretaris Ditjen Aplikasi dan Informatika (Aptika), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sadjan, saat berkunjung ke Pontive Center dalam rangka monitoring dan evaluasi program prioritas Ditjen Aptika.

Sadjan mengatakan, tugas Dinas Kominfo Kota Pontianak adalah memberi sosialisasi kepada birokrasi soal memanfaatkan IT dan komunikasi untuk membangun tata kelola pemerintahan yang modern, canggih, serta siap melayani masyarakat secara cepat, efektif dan efisien.

Sadjan mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam penerapan “Program 100 Smart City”. “Komitmen daerah khususnya Kota Pontianak sangat luar biasa dalam penerapan program smart city ini.”

Kota Pontianak merupakan satu di antara kota lainnya yang menjadi pilot project “Program 100 Smart City”. Salah satu indikator kota layak disebut smart city adalah pemanfaatan IT dan komunikasi dalam pemerintahan (e-government).

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi harus bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Pelaksanaanya harus dilakukan oleh seluruh stakeholder di lingkungan pemerintah daerah. “Tidak hanya oleh Dinas Kominfo, tetapi juga oleh OPD-OPD terkait.”

Kepala Diskominfo Kota Pontianak, Uray Indra Mulya menilai, masyarakat perlu diberi kesadaran untuk memanfaatkan aplikasi pelayanan yang sudah disediakan pemerintah.

Masyarakat perlu dibiasakan menggunakan aplikasi pelayanan publik di kecamatan atau kelurahan. “Kami berupaya membiasakan masyarakat menggunakan fitur-fitur yang ada dalam aplikasi,” kata Uray. (jim)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: