Bupati Nasir Sebut Teknologi Dukung Desa Jadi Mandiri

Kapuas Hulu
PAMERAN - Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menghadiri pembukaan Pekan Raya Bumi Kasturi ke 5 (lima) dan Gelar Teknologi Tepat Guna ke 1 di Kecamatan Hulu Gurung, Kapuas Hulu, Selasa (9/12/2019). (Foto Salam/Insidepontianak.com)
banner 468x60

KAPUAS HULU, insidepontianak.copm – Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menegaskan bahwa, teknologi sangat mendukung lahirnya suatu desa mandiri. Hal itu dikatakannya, saat memberikan sambutan pada Pekan Raya Bumi Kasturi ke 5 (lima) dan Gelar Teknologi Tepat Guna ke 1 di Kecamatan Hulu Gurung, Kapuas Hulu, Selasa (9/12/2019).

Kegiatan itu mengambil tema, “Percepatkan Peningkatan Status dan Kemandirian Desa Menuju Kapuas Hulu yang Mandiri.”

Bacaan Lainnya

Nasir mengapresiasi kegiatan yang melibatkan semua OPD, pemerintah kecamatan, kepala Desa dan masyarakat setempat. “Saya berharap kepada desa tidak tersentuh dengan aparat hukum. Administrasinya harus baik, sehingga tidak ada pengeluaran yang tidak jelas,” ujar Bupati Kapuas Hulu.

Bupati mengajak kepala desa, sebagai unsur terdepan untuk menangani masalah stunting atau tumbuh kerdil karena kurangnya asupan gizi semasa kehamilan. Sebab, pertumbuhan harus dimulai dari desa.

Bupati menegaskan, ada tiga teknologi tepat guna yang bersifat sederhana dan ingin dikembangkannya. Pertama, sebagai pendekatan yang ampuh dalam upaya mendorong percepatan, mewujudkan kemandirian masyarakat desa dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi di tingkat Desa.

Kedua, menciptakan efesiensi biaya produksi memperbaiki proses meningkatkan motu produksi, sehingga meningkatkan kapasitas dan nilai tambah. Ketiga, terjadinya peningkatan keberadaan masyarakat yang menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kapuas Hulu.

“Gelar teknologi tepat guna adalah, salah satu langkah strategi dalam menggali dan menyebarluasan informasi berbagai jenis teknologi tepat guna dan produk unggulan di Kabupaten Kapuas Hulu,” katanya.

Selain itu,mendorong inovasi dan kreativitas sehingga memperkuat dalam bersaing dengan pihak manapun juga.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kapuas Hulu berharap kepada kepala desa yang hadir untuk bisa menggunakan dana desa, dalam beberapa hal dalam kebutuhan sosial masyarakat. Seperti, untuk pendidikan anak usia dini dengan segala kapasitasnya, sehingga terbentuk PAUD yang berkualitas dan terintegrasi.

“Dana desa bisa untuk pelayanan kesehatan yang lebih dekat pada keperluan masyarakat,” kata Nasir.

Dana desa bisa untuk kepemilikan Atminduk seperti KTP, KIA, KK dan fasilitas Nikah Isbat pada keperluan masyarakat. (Khairussalam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *