Presiden Perintahkan Kapolri Segera Umumkan Investigasi Kasus Novel

Presiden Joko Widodo meminta ketegasan Polri untuk segera mengumumkan hasil investigasi atas kasus tindak kekerasan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. (Foto: Kantor Sekretariat Presiden).
banner 468x60

JAKARTA, insidepontianak.com – Presiden Joko Widodo meminta ketegasan Polri untuk segera mengumumkan hasil investigasi atas kasus tindak kekerasan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Senin kemarin (9/12/19), Presiden mengundang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Idham Azis untuk melaporkan hasil investigasi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Sore kemarin sudah saya undang Kapolri, saya tanyakan langsung ke Kapolri. Saya juga ingin mendapatkan sebuah ketegasan apakah ada perkembangannya atau tidak,” ujar Presiden di kawasan Senayan, Selasa (10/12/19).

“Dijawab, ada temuan baru yang sudah menuju kepada kesimpulan. Oleh sebab itu saya enggak kasih waktu lagi, saya bilang secepatnya segera diumumkan siapa (pelaku).”

Presiden meminta awak media untuk langsung menanyakan ke Kapolri soal temuan baru yang disebutkan tersebut. “Saya tidak berbicara masalah bulan. Kalau sudah saya bilang secepatnya, berarti dalam waktu harian,” kata Presiden.

Di tempat terpisah, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko membantah tudingan Polri mengulur-ulur waktu mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Menurut Moeldoko, pengusutan berjalan lamban karena Polri kesulitan mengungkap kasus. “Kalau mengulur-ulur enggak. Enggak lah. (Pengusutan lama) karena memang kesulitan. Kalau enggak sulit, sudah ketemu. Soal teknis itu,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan.

Mantan Panglima TNI itu enggan berbicara banyak soal kasus Novel. Dia meminta para awak media menanyakan langsung kepada Kapolri, Jenderal Idham Azis terkait perkembangan investigasi kasus yang telah berjalan 2 tahun lebih itu.

Jokowi sebelumnya memberikan tenggat waktu pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan paling lama Desember 2019.

Bukan kali ini saja Presiden memberi tenggat waktu penyelesaikan kasus Novel Baswedan. Sebelumnya, Joko Widodo memberikan waktu 3 bulan kepada Polri untuk mengungkap kasus tersebut.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *