HUT Dharma Wanita, Askiman: Bersiap Hadapi Bonus Demografi

Hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintahan untuk Suksesnya Pembangunan Nasional”. (Humpro Pemkab Sintang)
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sintang, Askiman menghadiri peringatan hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sintang ke-20 tahun 2019.

Hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintahan untuk Suksesnya Pembangunan Nasional”.

Muat Lebih

Askiman mengatakan, peringatan ini bukan hanya seremonial namun mengingatkan pentingnya peran keluarga, terutama para ibu dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera.

“Keluarga para aparatur daerah kita yang sehat dan sejahtera, artinya kita telah memiliki modal sosial yang besar untuk mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas, sehat, maju, religius, dan sejahtera pada tahun 2021,” kata Askiman.

Askiman menjelaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan merupakan pribadi mandiri dan kreatif. Para istri harus mampu meningkatkan kinerja suami dan memperlancar tugas suami.

“Perempuan mampu memberikan pendidikan karakter sejak dini dan menyiapkan mental anak di era globalisasi. Sebagai istri ASN bisa menjadi motivator aktif di masyarakat dalam menjaga kualitas dan ketahanan keluarga,” ujar Askiman.

Askiman menjelaskan, Indonesia akan masuk fase bonus demografi dimana keseimbangan proposi usia produktif dapat menjamin kehidupan usia tak produktif.

Jika usia produktif bangsa Indonesia tidak berkualitas bahkan menjadi beban negara, masa depan negara sangat meragukan. Bonus demografi adalah kesempatan sekaligus juga tantangan bagi kaum perempuan untuk melahirkan generasi yang cerdas.

Ketua panitia kegiatan, Magdalena Imakulata Palentinus mengatakan Dharma Wanita Persatuan Sintang berharap dapat memberi kontribusi untuk pembangunan daerah.

“Kami tidak ingin wanita hanya menjadi penonton, tapi turut berperan. Setidaknya harus dimulai dari lingkungan keluarga,” kata Magdalena.

Magdalena menjelaskan, berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan kunjungan ke ruang anak RSUD Ade M Djoen Sintang, anjangsana ke TK Pertiwi sekaligus penyuluhan tentang makanan sehat untuk anak.

“Kemudian senam massal dan jalan santai, lomba fashion show tenun ikat khas Sintang, lomba masak dengan bahan dasar mie tiaw, penyerahan cinderamata bagi Warakauri atau istri pensiunan ASN atau janda ASN yang ada di lingkungan Pemkab Sintang.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *