Karyawan PLN Bantu Pasang Listrik Gratis untuk Warga Miskin

Program One Man One Hope adalah gerakan sosial melalui penggalangan dana sukarela dari pegawai PLN dan anak perusahaannya, untuk membiayai pemasangan listrik gratis bagi warga miskin. (Foto: PLN Kalimantan Barat).
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sanggau melalui program One Man One Hope (OMOH) memberikan bantuan pemasangan baru listrik gratis untuk keluarga miskin.

Program OMOH adalah gerakan sosial melalui penggalangan dana sukarela dari pegawai PLN dan anak perusahaannya, untuk membiayai pemasangan listrik gratis bagi warga miskin.

Muat Lebih

“Program ini merupakan gerakan voluntary pegawai PLN berupa donasi sukarela. Sasaran penerima donasi diutamakan untuk rumah warga miskin dan tidak mampu. Namun tidak terbatas bagi rumah tangga yang terdaftar dalam basis data terpadu (dinas sosial) atau daerah terjauh, terdepan, tertinggal (3T) saja,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalbar, Agung Murdifi.

Program ini diawali pemasangan listrik gratis di Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Rabu (11/12/19). Penyerahan bantuan diberikan langsung oleh Manager PLN UP3 Sanggau, Gurit Bagaskoro.

“Pada tahap pertama ada 5 rumah keluarga miskin di Kabupaten Sintang yang mendapatkan bantuan pasang baru listrik secara gratis. Harapannya melalui program ini, bisa memberikan manfaat untuk keluarga yang selama ini belum menikmati listrik,” kata Gurit.

Salah seorang penerima bantuan, Ibu Kagus mengaku terbantu melalui program ini. Wanita berusia 50 tahun itu sehari-harinya berjualan kue dan selama ini menumpang listrik dari tetangga karena tidak mampu membayar biaya pemasangan baru.

“Jangankan untuk membayar biaya pasang baru listrik, untuk makan dan kebutuhan sehari-hari dengan 3 orang anak saya masih mengandalkan bantuan dari tetangga. Rasanya seperti mimpi, bisa menikmati listrik sendiri di rumah. Terima kasih PLN, hanya Allah azza wa jalla yang bisa membalas kebaikan bapak dan ibu semua,” ungkap Kagus terharu.

Joko Saputra (29 tahun) warga Dusun Sepakat, Desa Jago Bersatu, Kabupaten Ketapang juga menjadi salah seorang penerima bantuan. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh di perkebunan sawit ini mengaku seperti mimpi dapat menikmati aliran listrik di rumahnya.

“Penghasilan saya kadang hanya cukup buat makan saja. Rasanya tidak mungkin bisa menikmati listrik sendiri di rumah. Untung ada bantuan dari karyawan PLN. Semoga amal kebaikannya diberikan pahala yang seluas-luasnya,” kata Joko

Manager PLN UP3 Ketapang, Wilfrid Siregar, mengatakan program One Man One Hope yang digelar PLN akan terus bergulir, menyasar rumah-rumah warga miskin dan kurang mampu.

“Semakin banyak rumah warga miskin yang kita bantu, semakin banyak warga miskin yang dapat kita angkat kehidupan ekonominya. Kehadiran listrik di rumah pastinya dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha keluarga,” ujar Wilfrid.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *