Wakil Bupati Sintang Evaluasi Program P2EMas

Rapat evaluasi pelaksanaan Program Peningkatan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (P2EMAS). (Foto: Humpro Pemkab Sintang).
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sintang, Askiman memimpin rapat evaluasi pelaksanaan program Peningkatan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (P2EMAS) di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Jumat (13/12/2019).

Program ini sudah memasuki tahun kedua  dan pada pelaksanaan tahun pertama diimplementasikan pada 7 desa di 7 kecamatan. Pada tahun kedua semua kecamatan sudah melangsungkan program pada desa-desa yang ditunjukkan menjadi pilot project.

Muat Lebih

“Saya memahami ada banyak kendala yang kita hadapi selama proses pelaksanaan program ini. Saya berterima kasih atas kerja keras kita semua yang mengupayakan program ini berhasil,” kata Askiman.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati mengevaluasi beberapa kegiatan yang disampiakan kepada para fasilitator. Terasuk harapan menyajikan hasil kerja dalam bentuk audio visual.

“Fasilitator itu tugasnya juga memotivasi dan monitoring kegiatan, bukan hanya memfasilitasi penyaluran barang,” ujar Askiman.

Kepala Bappeda Sintang, Kartiyus menyebutkan bahwa program P2Emas belum dapat dinilai keberhasilannya secara pasti.  Sebabkan masih ada beberapa aspek kerja yang muncul namun belum ada indikator nilainya.

Dari 14 desa yang direncanakan sebagai pelaksana program, Desa Taok dan Riam Panjang nihil pengerjaan karena ada kendala teknis administrasi pengadaan.

“Tahun 2020 kami belum bisa mengembangkan program dengan melakukan penambahan desa binaan. Dana kami terbatas dan juga APBD banyak terserap untuk kegiatan pemilu baik pilkades maupun pilkada,” ungkap Kartiyus.

Program peningkatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat akan dioptimalisasi pada desa-desa yang sudah ditunjuk. “Jika pada evaluasi berikutnya dirasa capaiannya masih kurang, kami akan ganti desa penerimanya.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *