Slowakia Dukung Indonesia Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Pemerintah mendorong pengelolaan perkebunan sawit secara berkelanjutan. Mendukung ekspor sekaligus menjaga kelangsungan alam. (Foto: sawitplus.co).
banner 468x60

LONDON, insidepontianak.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia-Slowakia mendukung tata kelola sawit Indonesia yang berkelanjutan. Perkebunan sawit di Indonesia dinilai sudah sesuai prinsip sustainability.

Hal itu disampaikan Milan Compel dari Kadin Indonesia-Slowakia pada roundtable discussion dengan tema “Towards Inclusiveness of Sustainable Palm Oil Production in Indonesia: Dealing with Smallholders” yang diadakan di Kedutaan Besar RI di Bratislava, beberapa waktu lalu.

Muat Lebih

Roundtable discussion diadakan Direktorat Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Amerika dan Eropa (KSIA Amerop), bekerjasama dengan KBRI Bratislava.

Menurut Kepala Penerangan KBRI Slowakia, Lely Meiliani, kegiatan tersebut dibuka Dubes RI, Adiyatwidi Adiwoso Asmady. Dubes menyampaikan pentingnya peran sawit dan memberikan dampak yang besar baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

Dalam siaran pers, Adiyatwidi Adiwoso Asmady mengatakan, kebijakan dan upaya pemerintah Indonesia menjamin sawit Indonesia dan produk turunannya telah memenuhi aspek berkelanjutan, sesuai dengan persyaratan dalam Indonesian Sustainable Palm Oil.

Sebagai nara sumber hadir Ketua Center for Inclusive and Sustainable Development, Yohanes Berenika Kadarusman. Dia memaparkan manfaat dan efek yang dihasilkan oleh industri kelapa swait dari sisi ekonomi dan pembangungan serta sosial dan lingkungan.

Sementara itu Senior Vice President on Sustainability PT Astra Agro Lestari, Tbk dan mewakili Gabungan Pengusaha Kelapa Sawti Indonesia (GAPKI), Bandung Sahari mengatakan, keutamaan dan manfaat produk kelapa sawit dan turunannya serta menyampaikan informasi kemajuan sawit berkelanjutan yang telah dilakukan Indonesia.

Direktur Perdagangan Luar Negeri Kementerian Slowakia, Mr Stanislav Kubinec menyatakan Slowakia mengikuti perkembangan proses litigasi di WTO yang tengah ditempuh pemerintah Indonesia.

Stanislav Kubinec berharap adanya penyelesaian sengketa yang dapat diterima semua pihak. Paul Meager dari LSM lingkungan menanyakan tantangan yang dihadapi oleh smallholders dalam memenuhi kriteria berkelanjutan, termasuk di dalamnya program penanaman hutan kembali.

Dukungan atas produk sawit Indonesia berkelanjutan disampaikan Milan Compel dari Kadin Indonesia-Slowakia. Menurutnya tata kelola perkebunan sawit yang dilakukan Indonesia sudah sesuai dengan prinsip sustainability.

Beberapa peserta diskusi menyampaikan minat untuk mengimpor CPO dari Indonesia. Termasuk membicarakan pembangunan dan memanfaatkan pelabuhan di Kroasia untuk mempersingkat rantai ekspor agar Slowakia dapat lebih mudah mendapatkan produk kelapa sawit dan turunannya dari Indonesia.

Peserta diskusi menyampaikan apresiasi positif atas informasi yang dipaparkan dan diharapkan dapat menyuarakan kepentingan Indonesia dalam memperjuangkan kebijakan antidiskriminasi terhadap sawit di Uni Eropa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *