Wacana Museum Kota Pontianak, Merawat Ingatan Sejarah

para pegiat sejarah dan kajian budaya, jurnalis, serta aktivis literasi dan masyarakat sipil, berkumpul untuk mendorong Pemkot Pontianak mendirikan museum. (Foto: Istimewa).
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pegiat museum mendesak Pemerintah Kota Pontianak memfasilitasi berdirinya museum. Merawat ingatan bersama terkait sejarah Pontianak.

Wacana Pentingnya keberadaan museum di Kota Pontianak menghangat beberapa waktu belakangan ini. Hingga saat ini, Pontianak belum memiliki ruang untuk menyimpan, merawat, dan melindungi benda-benda bersejarah.

Muat Lebih

Diinisiasi fasilitator pemberdayaan masyarakat, Siberdaya, para pegiat sejarah dan kajian budaya, jurnalis, serta aktivis literasi dan masyarakat sipil, berkumpul untuk mendorong Pemkot Pontianak mendirikan museum.

“Kita coba bertemu, berdiskusi, berinteraksi untuk dapat bersama mengambil langkah-langkah. Agar museum Kota Pontianak dapat segera terealisasi,” kata Hatta dari Siberdaya.

Narasumber yang dihadirkan sebagai pemantik diskusi adalah Sri Supriyanti, S Sos dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Hamdan Darsani dari Komunitas Wisata Sejarah (Kuwas), dan Khamsyahurrahman dari Aliansi Peduli Sejarah Pontianak.

Sri Supriyanti menjelaskan Pemkot Pontianak mengapresiasi wacana pembangunan museum. “Dalam mendirikan museum bukan sesuatu yang mudah. Harus dikaji berdasarkan regulasi, kemudian harus ada sinergitas antara Pemkot dan masyarakat.”

Komunitas Wisata Sejarah (Kuwas) mendukung dilakukannya kajian serta kerjasama pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan museum. “Kegiatan wisata sejarah akan lebih lengkap jika Kota Pontianak memiliki museum kota sebagai sarana edukasi dan informasi,” kata Hamdan Darsani.

Aliansi Peduli Sejarah Pontianak yang diwakili Khamsyahurrahman menyatakan bahwa dalam waktu dekat mereka berupaya audiensi dengan Walikota Pontianak.

Mereka akan mengajukan surat rekomendasi, mendorong Pemkot Pontianak merealisasikan berdirinya museum Kota Pontianak.

Ahmad Sofian dari Pontianak Heritage Movement, mengingatkan dan menegaskan bahwa keberadaan museum Kota Pontianak bukan sebuah tujuan.

Namun salah satu media agar Kota Pontianak memiliki sarana informasi sejarah yang memadai. “Agar warga Kota Pontianak lebih mengetahui potensi dan sejarah setiap sisi kota. Agar warga kota tidak ahistoris. Sehingga selain Kota Pontianak berkembang menjadi kota metropolitan, juga menjadi kota yang berkebudayaan,” kata Ahmad Sofian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *