Berkapasitas 700 Kendaraan, Gedung Parkir Kota Pontianak Siap Beroperasi

Walikota Pontianak meninjuau gedung parkir di Jalan Letjen Soeprapto. (Foto: Humpro Pemkot Pontianak).
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meninjau kesiapan fasilitas umum gedung parkir di Jalan Letjen Suprapto, Selasa (17/12/19). Edi juga melakukan pengujian mengendarai mobil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak naik hingga ke lantai 5.

Menurut Walikota, pekerjaan konstruksi bangunan sudah rampung 99,5 persen. Tinggal pembersihan sisa-sisa pembangunan. Rencananya, Jumat (20/12/19) gedung parkir sudah bisa digunakan oleh masyarakat umum.

Muat Lebih

Selama masa uji coba hingga 31 Desember 2019, Pemkot Pontianak tidak memungut biaya parkir. “Kami gratiskan sampai tanggal 31 Desember 2019,” kata Edi.

Pemkot Pontianak menetapkan tarif parkir sesuai Perda Nomor 1 tahun 2011, yaitu untuk mobil Rp2 ribu dan sepeda motor Rp1.000 pada jam pertama. Kemudian untuk setiap jam berikutnya, sepeda motor dikenai biaya tambahan Rp500 dan mobil Rp 1.000.

Edi meminta Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum melengkapi rambu-rambu dan marka sebagai petunjuk bagi pengendara yang akan parkir. “Sehingga pengguna kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di gedung ini merasa nyaman.”

Gedung parkir 5 lantai ini dilengkapi lift dan tangga dengan kapasitas parkir 300 mobil dan 200 sepeda motor. Selain itu, juga disediakan 9 kios untuk usaha kuliner.

Walikota berharap gedung parkir ini bisa melengkapi fasilitas umum bagi warga Kota Pontianak, serta menambah pendapatan asli daerah (PAD). “Untuk petugas pengelola gedung parkir, kami sudah siapkan satpam dan juru parkir serta cleaning service,” ujar Edi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi mengatakan untuk menunjang gedung parkir pihaknya menyiapkan shuttle bus sehingga memudahkan pemilik kendaraan menuju lokasi-lokasi sekitar. “Kami akan lakukan uji coba dengan mengoperasionalkan satu unit shuttle bus,” ujarnya.

Dinas Perhubungan memperkirakan gedung parkir ini mampu memperoleh pendapatan sekitar Rp2,5 miliar per tahun. (jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *