Diberitakan Terjaring OTT, Mantan Bupati Sambas Laporkan Penyebar Hoaks

banner 468x60

SAMBAS, insidepontianak.com – Mantan Bupati Sambas, Hj Juliarti Djuhardi Alwi melaporkan kasus penyebaran berita bohong (hoaks), yang menyebut dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Berita hoaks ini sempat viral di media sosial dan situs jejaring sosial.

Juliarti yang sekarang menjabat anggota DPRD Kalimantan Barat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menegaskan bahwa informasi tersebut bohong dan tidak benar.

Muat Lebih

“Saya sudah terbiasa dengan pembunuhan karakter seperti ini, dan saya secara pribadi sudah maafkan,” kata Juiarti, Kamis (19/12/19) di Sekretariat Kijang Berantai, Kabupaten Sambas.

Namun atas pertimbangan hoaks tersebut juga menyangkut nama baik keluarga, PKB, dan DPRD, Juliarti membawa kasus ini ke ranah hukum. “Banyak yang menyarankan untuk memberi pelajaran. Akhirnya keluarga besar kami dan partai membawa ke ranah hukum,” ujar Julairti seperti dimuat tribunnews.com.

Menurut Juliarti langkah hukum ditepuh karena pihak yang diduga menyebarkan berita hoaks tersebut tidak menunjukan itikad baik dengan meminta maaf atau menyesali perbuatannya.

“Saya sebenarnya tidak ingin terlalu keras terhadap pihak yang menyebarkan berita hoax ini, namun mereka tidak sadar atas perbuatannya yang merugikan keluarga saya, partai PKB, lembaga DPRD Provinsi, dan masyarakat Sambas. Saya akan serahkan ke aparat hukum, karena saat ini sudah ada UU ITE.”

Juliarti melaporkan akun Facebook berinsial DM, EF dan Grub Seputar Berita Informasi Bisnis ke Polres Sambas, Rabu (18/12/19) malam.

Menurut Juliarti, salah satu terlapor ada yang menyampaikan permintaan maaf namun tidak langsung ditujukan kepada dirinya. Klarifikasi dan permintaan maaf juga tidak dimuat di akun tempat yang bersangkutan menyebarkan berita koaks tersebut.

“Ada yang menyampaikan permintaan maaf tapi tidak dari akun dimana ia menyebarkan informasi tersebut. Dia sampaikan via Whatsapp ke salah satu tim saya,” kata Juliarti.

Pada kesempatan itu, Juliarti juga menyampaikan terimakasih kepada media massa yang telah melakukan konfirmasi sebelum menyebarkan berita tersebut.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *