Presiden Saksikan Pengucapan Sumpah Jabatan Dewan Pengawas dan Pimpinan KPK

Pengucapan sumpah jabatan 5 anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Kantor Sekretariat Presiden).
banner 468x60

JAKARTA, insidepontianak.com – Presiden Joko Widodo menyaksikan pengucapan sumpah jabatan 5 anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk masa jabatan 2019-2023. Pengucapan sumpah jabatan digelar Jumat (20/12/19) di Istana Negara, Jakarta.

Pengangkatan anggota Dewan Pengawas KPK berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 140/P Tahun 2019 Tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi Masa Jabatan 2019-2023.

Muat Lebih

Nama-nama anggota Dewan Pengawas KPK sebagaimana tertuang dalam Keppres tersebut ialah:

  1. Tumpak Hatorangan Panggabean, sebagai ketua merangkap anggota;
  2. Albertina Ho, sebagai anggota;
  3. Artidjo Alkotsar, sebagai anggota;
  4. Harjono, sebagai anggota;
  5. Syamsuddin Harris, sebagai anggota.

Dewan pengawas KPK yang dibentuk dalam rangka mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK merupakan struktur baru di KPK yang keberadaannya diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyaksikan pengucapan sumpah jabatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk masa jabatan tahun 2019-2023. Para pimpinan KPK yang mengucap sumpah jabatan, ialah:

  1. Firli Bahuri, sebagai ketua merangkap anggota;
  2. Nawawi Pamolango, sebagai wakil ketua merangkap anggota;
  3. Lili Pintauli Siregar, sebagai wakil ketua merangkap anggota;
  4. Alexander Marwata, sebagai wakil ketua merangkap anggota;
  5. Nurul Ghufron, sebagai wakil ketua merangkap anggota.

Pengangkatan Firli Bahuri, Nawawi Pamolango, Lili Pintauli Siregar, dan Alexander Marwata berdasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 112/P tahun 2019 Tentang Pemberhentian Dengan Hormat dan Pengangkatan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sedangkan pengangkatan Nurul Ghufron dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 129/P tahun 2019 Tentang Pengangkatan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Acara pengucapan sumpah jabatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo untuk kemudian diikuti oleh para tamu undangan yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *