Antisipasi Banjir, Natal dan Tahun Baru, PLN Siagakan 1.400 Personel Teknik

  • Bagikan
PLN menyiagakan 1.400 personel untuk menjaga pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru. (Foto: PLN Kalimantan Barat).

PONTIANAK, insidepontianak.com – Mengantisipasi dampak banjir yang dapat mengganggu jaringan listrik, PLN Unit Induk Wilayah Kalbar mendirikan posko siaga layanan 24 jam di seluruh unit layanan.

“Posko layanan 24 jam juga kami siagakan dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal serupa kami lakukan pada tiap-tiap momen perayaan keagamaan, dimana terjadi peningkatan pemakaian energi listrik yang signifikan,” kata General Manager PLN UIW Kalbar, Agung Murdifi, Sabtu (18/12/19).

Menurut Agung ada 30 posko yang memberi layanan 24 jam. Satu posko didirkan di Kantor Wilayah, 1 posko di Kantor UP2D, 8 posko di unit pelayanan Pontianak, 7 posko di Singkawang, 8 posko di Sanggau, dan 5 posko di Ketapang.

Seluruh posko PLN siaga banjir, Natal dan Tahun Baru efektif beroperasi mulai tanggal 18 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Setiap posko wajib melaporkan kondisi daerah masing-masing secara berkala dan dipantau lewat WA grup untuk memudahkan komunikasi.

Posko PLN siaga banjir bertugas mengantisipasi dampak banjir yang kemungkinan merendam istalasi listrik. “Petugas posko diminta memantau pergerakan air di lokasi yang terdampak banjir. Jika ada instalasi listrik yang terendam air, petugas segera memutus aliran listriknya,” ujar Agung.

Senior Manager Distribusi PLN UIW Kalbar, Huslan Husein mengatakan sebanyak 1.400 petugas dikerahkan untuk menjaga pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru.

PLN juga menyiagakan 1 Unit UPS berkapasitas (100 kVA), 93 unit mobil operasional, 184 unit motor gerak cepat, 30 unit mobile genset, dan 3 unit tim khusus yang dapat bekerja di jaringan listrik bertegangan (PDKB).

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru PLN di seluruh unit layanan sudah melakukan pemeliharaan instalasi dan jaringan. Memangkas pohon dan tanam tumbuh milik warga yang dekat dengan jaringan listrik, serta berkoordinasi dengan aparat dan tokoh masyarakat di sekitar kantor unit Layanan.

 

“Kami berusaha semaksimal mungkin menjaga keandalan pasokan listrik jelang perayaan natal dan tahun baru. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan listrik,” tutur Boby.

 

Selanjutnya Boby menghimbau kepada masyarakat untuk merelakan pohon dan tanam tumbuh milik warga yang dekat dengan jaringan listrik untuk dipangkas oleh petugas, serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat.

Khusus warga didaerah rawan banjir, Boby juga berpesan, jika menemukan ada instalasi listrik yang terendam air atau ada potensi terjadinya gangguan listrik harap segera melapor ke Contact Center PLN 123 untuk telpon rumah, (0561) 123 untuk ponsel, website www.pln.co.id , Facebook PLN 123, mention Twitter @pln_123, bisa juga lewat aplikasi PLN Mobile, atau datang ke Kantor Layanan PLN terdekat.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: