Co-Pilot Lion Air Diduga Meninggal Serangan Jantung

Ilustrasi pesawat Lion Air 737 MAX 8.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Aryo Noor Faizal (41 tahun), Co-Pilot Lion Air yang ditemukan tewas di salah satu hotel berbintang di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, diduga meninggal akibat serangan jantung.

Indikasi awal itu disampaikan Kapolresta Pontianak, AKBP Komarudin. Polisi tidak menemukan  bukti kekerasan fisik saat melakukan olah tempat kejadian perkara.

Muat Lebih

Polisi menemukan bukti yang mengindikasikan korban sedang menjalani pengobatan jantung. Hal itu dikuatkan keterangan rekan korban, bahwa yang bersangkutan pernah memasang ring jantung.

“Belum ditemukan indikasi adanya penyebab lain meninggalnya korban ini. Hanya ada riwayat penyakit jantung. Kemudian kita temukan beberapa obat dari salah satu rumah sakit di Jakarta,” kata Komarudin seperti diberitakan tribunnews.com, Senin (23/12/19).

AKBP Komarudin mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh rekannya di salah satu kamar hotel di Kota Pontianak dalam keadaan meninggal. Berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi jenazah, diperkirakan korban baru saja meninggal.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menuturkan, Co-Pilot Aryo Noor Faizal dinyatakan meninggal dunia pukul 16.00.

“Lion Air bekerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam proses penanganan jenazah, sehingga mendapatkan layanan pengurusan terbaik,” kata Danang melalui siaran pers.

Berasarkan catatan perusahaan, Co-Pilot Aryo Noor Faizal berprilaku baik, sehat, dan memiliki kinerja memuaskan. “Tidak pernah terlibat penggunaan narkotika atau obat-obat terlarang,” kata Danang.

Co-Pilot Aryo diketahui melakukan pengecekan kesehatan (medical check-up) terakhir pada 16 September 2019. Dia dinyatakan sehat dan laik terbang (fit for flight).

Sebelum meninggal, Co-Pilot Aryo Noor Faizal hari ini dijadwalkan terbang kembali ke Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, sebagai extra crew yakni awak pesawat yang ikut dalam penerbangan tetapi tidak aktif (hanya sebagai penumpang)

“Lion Air tetap berupaya dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,” ujar Danang.

“Lion Air menyatakan patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *