Warga Singkawang Sambut Meriah Gerhana Matahari Cincin

Pemerintah Kota Singkawang menyiapkan rangkaian acara menyambut gerhana dengan mengadakan pawai budaya, pameran, serta festival kuliner tradisional.
banner 468x60

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Warga Kota Singawang menyambut terjadinya gerhana matahari cincin dengan meriah. Fenomena alam ini terjadi 300 tahun sekali.

Pemerintah Kota Singkawang menyiapkan rangkaian acara menyambut gerhana dengan mengadakan pawai budaya, pameran, serta festival kuliner tradisional.

Muat Lebih

Pemkot Singkawang menyediakan dua panggung sebagai pusat penyelenggaraan acara. Panggung pertama terletak di belakangan Vihara Tri Darma Bumi Raya, dan panggung kedua di depan percetakan Beta Jaya di Jalan Sejahtera.

Selain kedua panggung tersebut, panitia juga menyediakan sejumlah stand kuliner yang disebar di beberapa titik. Antara lain di Jalan Kepol Mahmud dan Jalan Pangeran Diponegoro.

Makanan khas warga etnis yang tinggal di Kota Singkawang disajikan di pusat-pusat kuliner tersebut. Seperti makanan khas etnis Batak, Dayak, Melayu, Tionghoa, Jawa, Madura, dan Bugis.

Walikota  Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, pihaknya telah menentukan tempat untuk menyaksikan gerhana matahari cincin. “Di Masjid Raya dan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang,” kata Walikota.

Di depan Vihara Tri Dharma disediakan 2 teleskop untuk warga yang ingin mengamati langsung proses terjadinya gerhana. Di samping kiri vihara, panitia menyediakan layar lebar yang menyiarkan streaming gerhana.

Masyarakat juga dapat menyaksikan gerhana melalui teleskop yang dipasang di lantai 2 Masjid Raya. Di masjid ini masyarakat juga dapat mengikuti kegiatan shalat gerhana berjamaah.

Pawai budaya yang diikuti 17 paguyuban etnis mengambil start halaman Mess Daerah dan finish di halaman Masjid Raya Singkawang. Walikota dan tamu VVIP dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Pontianak akan menyaksikan pawai dari Warung Kopi Rusen.

Gerhana matahari cincin melintasi Kota Singkawang, Kamis (26/12/19). Fenomena alam langka ini hanya terjadi 300 tahun sekali. Durasi gerhana di Singkawang diperkirakan terjadi 3 menit 38 detik.

Gerhana matahari adalah fenomena yang terjadi ketika posisi matahari dan bumi berada pada satu jalur. Sedangkan posisi pada bulan ada di antara matahari dan bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *