Dinas PU Kalbar Perbaiki Infrastruktur yang Rusak Akibat Banjir dan Longsor

Desa Punggur Besar di Kuburaya adalah daerah langganan banjir (insidepontianak.com)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Hendra Bachtiar menyatakan pihaknya sampai saat ini terus memperbaiki sejumlah infrastruktur yang rusak akibat banjir dan longsor.

“Ada beberapa infrastruktur yang rusak akibat terkena banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah di Kalbar pada tahun 2019. Ada yang menjadi wewenang pemerintah kabupaten, provinsi, dan juga pemerintah pusat,” kata Hendra saat menghadiri acara pemaparan penanggulangan bencana di Pontianak, Jumat (27/12/19).

Muat Lebih

Hendra menyebut beberapa ruas jalan rusak akibat longsor yang terjadi di ruas jalan Sejiram Semitau, tanggal 22 Desember 2019. “Kami langsung berupaya melakukan penanganan dan antisipasi keamanan dengan memasang drum untuk pembatas dan garis pengaman. Secepatnya akan dipasang bronjong untuk menahan longsor,” ujar Hendra.

Perbaikan infrastruktur juga dilakukan pada kilometer 67 ruas jalan Sambas-Aruk Sajingan Besar. Jalan yang rusak akibat longsor itu akan diperbaiki menggunakan dana APBN 2019. Dinas PU Kalbar sudah mengajukan penggunaan dana kepada Kementerian PU.

Jalan yang rusak akibat longor juga terjadi di ruas Sayan-Kota Baru, Kabupaten Melawi, dan tebing Tebidah STA. “Penanganan jalan rusak pada ruas Trans Kalimantan di Kecamatan Sungai Ambawang, kami lakukan upaya penanganan. Nantinya kami upayakan membuat saluran irigasi, agar air tidak kembali menggenangi jalan.”

Terkait anggaran perbaikan jalan, Hendra menjelaskan jika tidak dapat menggunakan APBN tahun 2020, pihaknya akan mengusulkan alokasi pada APBD perubahan tahun 2020. “Akses jalan yang rusak ini merupakan jalur vital transportasi di daerah,” kata Hendra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *