Pemkab Kubu Raya Berkomitmen Jaga Eksistensi Taman Pendidikan Al Quran

Bupati Muda Mahendrawan membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI tingkat Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (28/12/19). (Foto: Humpro Pemkab Kubu Raya).
banner 468x60

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Bupati Muda Mahendrawan membuka Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI tingkat Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (28/12/19).

Kegiatan ini digelar Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al Quran (LPPTKA) bekerja sama dengan Pemkab Kubu Raya, mengangkat tema “Bisa Juara Satu: Bina Santri Jujur, Arif, Ramah, Sabar, dan tulus”.

Muat Lebih

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Gabungan Organiasi Wanita (GOW) Kabupaten Kubu Raya, Atzebi Sujiwo dan DPW BKPRMI Kalimantan Barat, Firdaus Zar’in.

Bupati Muda mengatakan, Pemkab Kubu Raya akan terus mengawal eksistensi Taman Pendidikan Al Quran. Terlebih keberadaan TPA di Kubu Raya merupakan yang terbanyak di Kalimantan Barat.

“Prestasinya juga menjadi embrio para qari dan qariah di Kalimantan Barat. Kita memiliki qari dan qariah,” kata Muda.

Dia mengatakan, slogan Kabupaten Kubu Raya “Dari Kubu Raya untuk Indonesia” sudah banyak terbukti. Termasuk dalam konteks FASI. “Kubu Raya pernah mendapatkan juara tiga tingkat nasional, beberapa anak kita masuk ke tingkat nasional,” ungkapnya.

Menurut Bupati, ke depan FASI perlu diperkuat sehingga dapat kembali meraih prestasi yang membanggakan hingga di tingkat nasional.

Lebih jauh Muda menilai kegiatan ini juga salah satu cara membangun karakter. Keberadaan generasi Al Quran berakhlak mulia menjadi syarat dasar.

“Kita harus menancapkan imajinasi ini dengan kokoh, dengan langkah-langkah termasuk agenda seperti ini. Bukan soal seremoninya namun apa yang melekat, menjadi pondasi bagi anak-anak kita.”

Muda menyebut anak-anak yang berani tampil di ajang FASI merupakan anak-anak pemenang. Karena syarat menjadi pemenang adalah bisa mengalahkan ketakutan dan keraguan pada diri sendiri. (jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *