Polisi Masih Selidiki Kasus Pembunuhan Istri Lurah Sagatani

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mendatangi rumah Lurah Sagatani. (Foto: Antara).
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Agustini Susilawati, istri Lurah Sagatani, M Naziri, diduga tewas dibunuh perampok. Korban ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Jalan Pahlawan, Singkawang Tengah, Minggu (29/12/19).

Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Tri Prasetiyo mengatakan, berdasarkan olah TKP, Senin (30/12/19), polisi menemukan senjata tajam di belakang rumah korban.

Muat Lebih

“Barang bukti senjata tajam yang kami temukan memang terdapat bercak darah. Namun, saya belum bisa memastikan apakah senjata itu digunakan sebagai alat kejahatan atau bukan,” kata AKP Prasetiyo.

Berdasarkan hasil visum sementara di RSUD Abdul Aziz Singkawang, korban tewas dengan luka memar di tangan dan muka, serta luka sayatan pada leher sepanjang 15 centimeter.

“Kami sedang berupaya mencari alat bukti lainnya seperti handphone milik korban, yang saat ini masih belum diketahui keberadaannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Singkawang.

Lurah Sagatani, M Naziri saat ditemui di rumah duka mengatakan, saat kejadian sedang tidak berada di rumah. Dia mendapat kabar dari anaknya bahwa kamar istrinya terkunci dari dalam.

“Anak saya mau buka, tapi tidak jadi. Karena terkunci dan dipikirnya mungkin ada orang di dalam,” kata M Naziri seperti dikutip Antara.

Begitu Naziri tiba di rumah dan hendak memarkirkan mobil, tiba-tiba anaknya keluar rumah sambil menangis histeris. “Dia bilang sudah tidak mampu melihat kondisi ibunya. Sementara kondisi tempat tidur anak saya, lemari dan laci-laci pakaian sudah amburadul. Darah berceceran di lantai,” ujar Naziri.

Dia menduga kuat istrinya dibunuh perampok. Sebab tas berisi uang, alat kosmetik, dan telepon genggam yang biasa dibawa istrinya juga hilang.

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie atas nama pribadi dan Pemkot Singkawang menyatakan turut berduka cita atas musibah yang dialami Lurah Sagatani.

“Dari kejadian ini, mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap segala kejahatan yang mungkin saja terjadi di sekitar kita,” katanya.

Dia berharap, pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini. Masyarakat yang mungkin mengetahui kasus ini dapat memberikan informasi dan kesaksian kepada polisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *