Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Dugaan Pembunuhan Istri Lurah Sagatani

Agustini Susilawati, istri Lurah Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. (Foto: tribunnews).
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Polres Singkawang memeriksa 4 orang saksi dugaan kasus pembunuhan Agustini Susilawati, istri Lurah Sagatani. Korban ditemukan tewas daengan kondisi mengeenaskan di rumahnya, 29 Desember 2019.

“Keempat orang saksi ini adalah anggota keluarga, anak, dan tetangga almarhumah,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, Kamis (2/1/20), seperti dikutip Antara.

Muat Lebih

Selain memeriksa 4 orang saksi, Polres Singkawang juga menyita beberapa barang bukti dari TKP, seperti satu bilah parang serta cobek dan ulekan yang patah dan terdapat becak darah.

“Beberapa pecahan piring berwarna biru, satu keset warna pink yang terdapat bercak darah. Satu helai baju yang dipakai korban saat ditemukan dalam keadaan meninggal, satu celana kain panjang warna hitam dan bra warna krem yang terdapat noda darah,” kata AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara dan visum, polisi juga memeriksa rekaman CCTV dari beberapa tempat yang mungkin dapat digunakan untuk melihat interaksi korban dengan orang lain di dalam rumah.

Polres Singkawang meminta bantuan masyarakat memberi informasi terkait dugaan kasus pembunuhan tersebut. “Adanya bantuan dari masyarakat, Polres Singkawang dengan segera mengungkap dugaan kasus pembunuhan ini.”

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Kasus ini sangat mengejutkan, terlebih kejadiannya terbilang sadis.

“Kami harapkan dari pihak kepolisian bisa segera mengungkap siapa pelakunya. Dengan sudah terungkapnya kasus ini, tentu akan menghilangkan keresahan di masyarakat,” kata Walikota.

Terkait pengamanan lingkungan, Tjhai Chui Mie menyarankan masyarakat kembali menggalakkan siskamling di daerahnya masing-masing. “Pemkot akan memasang CCTV di tempat-tempat strategis untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *