banner 468x60

Ditodong Pistol Wartawan Aceh Lapor Polisi

  • Bagikan
Wartawan tabloid mingguan dan online terbitan Aceh mendapat ancaman pembunuhan. (Foto: Antara).

ACEH BARAT, insidepontianak.com – Aidil Firmansyah (25 tahun), wartawan tabloid mingguan dan online terbitan Aceh, Minggu (5/1/20) melaporkan ancaman pembunuhan ke Mapolres Aceh Barat.

“Saya terpaksa melapor ke polisi karena nyawa saya terancam. Saya diancam dibunuh mengunakan pistol,” kata Aidil Firmansyah, usai membuat pengaduan di Polres Aceh Barat, seperti dilansir Antara.

Aidil mengaku dijemput dua orang pria saat berada warung kopi di ruas Jalan Geurutee II, Kuta Padang, Meulaboh, Sabtu (4/1/20) menjelang tengah malam. Kedua orang tersebut mengajaknya pergi ke sebuah kantor di Desa Suak Ribee, Melulaboh.

Aidil sempat curiga, namun akhirnya mengikuti ajakan setelah diyakinkan oleh salah seorang pelaku yang dia kenal. Alasannya, Aidil akan dimintai klarifikasi terkait pemberitaan.

Setibanya korban di kantor tersebut, Aidil mendapat ancaman akan dibunuh oleh seseorang yang dikelanya sebagai pimpinan sebuah perusahaan. Aidil juga mendapat ancaman kekerasan dari sejumlah orang yang berada di kantor tersebut.

Menurut pengakuan Aidil, saat kejadian ada beberapa oknum wartawan yang diduga berupaya memperkeruh suasana dan menyalahkan pemberitaan yang ia tulis.

Aidil akhirnya dibebaskan setelah membuat pernyataan tertulis bahwa akan mengajukan permintaan maaf yang dimuat di 3 media lokal terbitan Aceh. Merasa terancam, Aidil Firmansyah kemudian melaporkan kasus ini kepada pimpinan media tempatnya bekerja dan membuat pengaduan ke Mapolres Aceh Barat di Meulaboh.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, Iptu Muhammad Isral membenarkan pihaknya menerima pengaduan ancaman pembunuhan wartawan. “Kasusnya sedang kami selidiki,” kata Muhammad Isral.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: