PLN Pulihkan 97,1 Persen Gardu Distribusi di Jabodetabek

Dampak banjir di kawasan Jatiasih, Kabupaten Bekasi. (Foto: BNPB).

JAKARTA, insidepontianak.com – Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pemeriksaan dan pembersihan gardu-gardu distribusi yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.

Salah satu daerah yang masih mengalami pemadaman listrik adalah kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor. Tidak hanya banjir, Jasinga juga dilanda longsor pada 1 Januari 2020.

Bacaan Lainnya

Hingga kemarin, beberapa daerah terdampak banjir dan longsor di kawasan tersebut, seperti Desa Cisarua, Kiara Pandak, Cileuksa, Pasir Madang, dan sekitarnya masih belum dapat diakses.

“Hari ini (Senin (6/1/20), jika aksesnya sudah bisa dibuka, tentu daerah terdampak banjir dan longsor di Jasinga dan sekitarnya akan kami periksa. Kami bersama dengan BPBD akan membuka akses jalan. Ada sekitar 61 gardu, kita akan lihat, apakah listriknya aman untuk dinyalakan,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Made Suprateka.

Petugas PLN memasang down conductor di sejumlah tower saluran udara tegangan tinggi. 

Sementara di Jakarta, listrik di sebagian besar wilayah terdampak banjir telah menyala. Beberapa daerah yang masih terendam, seperti di Cengkareng dan Duri Kosambi, Jakarta Barat sementara masih dipadamkan.

“Beberapa kawasan Cengkareng masih banjir cukup tinggi, begitu juga di kawasan Duri Kosambi, seperti di Green Village, masih ada genangan air. Mohon masyarakat bersabar, semua demi keselamatan kita semua,” ujar Siprateka seperti dilansir Suara.com.

Hingga pukul 08.00 WIB, sebanyak 97,1 persen gardu distribusi terdampak banjir telah menyala. Adapun dari total 6.318 gardu distribusi terdampak banjir, PLN telah menyalakan 6.131 gardu dan sisa 187 gardu yang masih dipadamkan sementara.

Ketika gardu distribusi, jaringan listrik hingga sambungan ke rumah pelanggan dinyatakan aman, PLN akan meminta persetujuan warga yang diwakili ketua RT/RW atau tokoh masyarakat untuk menandatangani berita acara yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.

Namun ketika instalasi rumah pelanggan mengalami kondisi yang belum aman, pelanggan dapat menghubungi posko-posko pelayanan PLN untuk meminta bantuan agar dilakukan pengecekan terhadap instalasi rumah yang mengalami gangguan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *