Hoaks, Kayong Utara Bakal Dilanda Pasang Setinggi 4 Meter

Bupati Kayong Utara, Citra Duani meminta jajarannya mengantisipasi kemungkinan bencana akibat perubahan cuaca ekstrem. (Foto: Humpro Pemkab Kayong Utara).
banner 468x60

SUKADANA, insidepontianak.com – Bupati Kayong Utara, Citra Duani meminta jajarannya mengantisipasi kemungkinan bencana akibat perubahan cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan.

Tindakan Bupati merespon beredarnya pesan singkat melalui media sosial Whatsapp yang mengatakan akan terjadi air pasang tinggi hingga 4 meter pada tanggal 8 dan 9 Januari 2020 di Kabupaten Kayong Utara.

Muat Lebih

Meski baru sebatas isu, Bupati meminta masyarakat untuk waspada. “Kita akan melakukan langkah cepat, dengan melakukan rapat dengan stake holder terkait dan menyiapkan posko,” kata Bupati saat memimpin rapat di Kantor Bupati Kayong Utara, Selasa (7/1/20).

Usai rapat bersama tim yang terdiri dari Sekda, Polres, BPBD, Pol PP, Mangga Agni, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan, Bupati meninjau lokasi rumah milik tokoh masyarakat Kayong Utara, Oesman Sapta Odang dan Hotel Mahkota Kayong Utara.

Dua bangunan ini persis berada di pinggir pantai Teluk Sukadana. “Kita berharap, ini tidak terjadi. Tapi alangkah lebih baik kita waspada. Seperti pepatah bilang, sedia payung sebelum hujan,” kata Citra Duani.

Himbauan untuk waspada juga disampaikan Kabag Ops Polres Kayong Utara, Komisaris Polisi, Hendra Yuti ketika mendampingi Bupati. “Tidak ada salahnya kita mewaspadai sejak dini,” tuturnya.

Hartono, Manager Hotel Mahkota Kayong mengaku mendapat telepon langsung dari Oesman Sapta Odang untuk mengamankan barang-barang hotel dan rumah pribadinya. “Minggu malam beliau telepon untuk waspada dan mengamankan barang-barang,” kata Hartono kepada wartawan.

Kepala Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman Ketapang (BMKG), Aqil Ihsan memastikan isu akan terjadi pasang setinggi 4 meter di Kayong Utara adalah berita bohong.

Menurut Aqil, tinggi pasang maksimum untuk tahun 2020 diperkirakan 1,6-1,7 meter. “Mohon untuk dapat menginfromasikan ke masyarakat agar tetap tenang,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *