Polisi Periksa Orangtua Bocah Korban Penganiayaan di Sungai Kakap

Foto: Ilustrasi

PONTIANAK, insidepontianak.com – Polres Kubu Raya terus menyelidiki kasus tewasnya Axcelle Raditya Ramadhan (9 tahun), warga Kompleks Star Borneo 8 Regency I, Sungai Kakap. Bocah ini diduga tewas karena dianiaya dengan luka lebam di sekujur tubuh.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, Iptu Charles mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Sementara ini, polisi baru menduga Excelle adalah korban penganiayan.

Bacaan Lainnya

“Yang terkait dugaan adanya penganiayaan. Sementara kami masih melakukan pemeriksaan intensif kepada kedua orangtua korban,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan whatapp, Rabu (8/1/20).

Menurut Iptu Charles, pihaknya juga telah melakukan outopsi dan mengamankan barang bukti yang diduga digunakan untuk menganiaya korban. “Dugaan sementara karena ada kekerasan yang dialami oleh korban,” ujarnya.

Hal itu dibenarkan Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana. Dugaan ini diperkuat dari hasil outopsi yang menemukan sejumlah luka lebam di sekujur tubuh korban.

“Untuk sementara hasil autopsi, ada beberapa lebam di bagian wajah. Luka di dagu, luka memar di tangan sampai pinggul sebelah kiri. Di bagian dalam belakang (tubuh korban), ulu hati, dan beberapa bagian lain mengalami pendarahan. Serta (mulut) mengeluarkan busa beberapa saat setelah meninggal,” kata AKBP Yani Permana.

Polisi telah memeriksa ibu korban berinisial RY dan bapak tiri korban berinisial AA. Polisi juga menyita barang bukti, satu batang sapu yang telah patah dan sepatu roda. Kedua benda diduga digunakan sebagai alat penganiayaan. (IP-07)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *