Belajar Toleransi dari Imlek di Siantan Tengah, Pontianak

Tampilan Gang Harapan, Kelurahan Siantan Tengah, Pontianak Utara jelang perayaan Imlek, Kamis, (16/1/2020). Warga Tionghoa dan Muslim di sana gotong-royong menghiasnya. (Foto: Andi Ridwansyah)
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Belajar toleransi, tak perlu sampai ke Negeri Tirai Bambu. Justru apa yang ada di sana jelang Imlek 2020, terlihat di Jalan Selat Sumba II, Gang Harapan, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis, (16/1/2020).

Ketika pertama menatap, hamparan lampion menghias sepanjang jalan. Di depan, gapura bertuliskan Gong Xi Fa Cai menyambut seakan tuan rumah. Imlek tahun ini, jatuh di 25 Januari 2020.

Muat Lebih

Sudah sepekan terakhir, ornamen tersebut terpasang. Padahal, tidak hanya etnis Tionghoa yang mendiami lokasi tersebut, tetapi kalangan Muslim. Namun mereka saling  mendukung dan menghargai.

Nurbikin (70), salah salah satu masyarakat Muslim di sana bercerita, sejak tiga empat tahun lalu, pernak pernik Imlek selalu terpasang di depan rumahnya. Dia sama sekali tak merasa keberatan. Malah, bersama warga lain, dia ambil bagian membantu pemasangan lampion di sepanjang jalan.

Begitu juga saat momentum  Hari Raya Idulfitri tiba. Masyarakat Tionghoa juga terlibat membantu pemasangan lampu dan pernak-pernik lebaran di sepanjang jalan.

“Saling bertoleransilah, orang Melayu apa berbaur memasang lampion. Begitu sebaliknya,” katanya.

Tokoh Tionghoa Pontianak, Ateng Tanjaya mengatakan, di lokasi tersebut ada 1.100 lampion yang dipasang. Kerja sama Muslim dan Tionghoa di sana, menunjukkan toleransi yang berjalan baik.

“Ini harus terus dirawat,” kata Ketua Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran Swasta ini.

Pada momen bulan Ramadan dan Idulfitri, giliran saudara dari Tionghoa terlibat  memperindah lingkungan dan lampu hias dan pernak-pernik lebaran. Dari beduk, hingga ketupat.

“Kami ingin hidup dengan rukun dan berdampingan secara damai. Semoga bentuk toleransi ini dapat terus dipertahankan,” pungkasnya. (IP-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *