banner 468x60

Dit Polairud Polda Kalbar Temukan Kayu dan Sita 800 Batang Kayu Ilegal

  • Bagikan
ILLEGAL LOGGING - Polairud Kalbar menemukan kayu olahan hasil illegal logging di Sungai Landak, Desa Korek, Kabupaten Kubu Raya. (Foto Airud)

PONTIANAK, insidepontianak – Sebanyak 800 batang dan 50 kayu olahan jenis rimba berhasil disita Dit Polairud Polda Kalbar dari Sungai Landak, Kamis (16/1/2020). Penemuan kayu yang diduga tindak pidana illegal loging, ditemukan tim Patroli Air Dit Polairud Polda Kalbar di Sungai Landak, Desa Korek, Kubu Raya.

Pengungkapan ini dibenarkam Direktur Polairud Polda Kalbar, Kombes Pol Benyamin Sapta. Ia menerangkan kronologis dari dugaan kasus illegal loging ini. Kamis, 16 Januari 2020, sekitar pukul 13.00 Wib, Tim Patroli Dit Polairud melaksanakan patrol di Sungai Landak. Tepatnya di Desa Korek. Di sana tim mendapati kayu bulat dan olahan yang jumlahnya cukup banyak.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di sekitar ditemukan pelaku berinisial A warga Sungai Ambawang. Setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen sawmill dan kayu-kayu rakit yang ada, pelaku mengakui tidak memiliki dokumen surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH),” kata Benyamin.

Benyamin menerangkan bahwa pelaku dan barang bukti saat ini berada di Dermaga Dit Polairud Polda Kalimantan Barat, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku terancam dengan TP Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan UU Nomor 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan pasal 83 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf e dan/atau pasal 87 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf l. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: